Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Pisah Sambut Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, pada Selasa petang (27/8/2024).

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan periode 2019 – 2024, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Dr. Alexander Zulkarnain.

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan periode 2013 – 2024, Dr. Alexander Zulkarnain, dilantik langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, pada Senin lalu (26/8/2024) guna meneruskan pembangunan Batam sebagai percontohan kawasan tujuan investasi.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam sambutan memberikan apresiasi atas capaian yang telah ditorehkan BP Batam di bawah kepemimpinan Wahjoe.

“Atas kebijakan saya dan kecepatan Pak Purwiyanto Pak Wahjoe dalam menterjemahkan kebutuhan anggaran, maka jalan semua pembangunan Batam (seperti saat ini). Terima kasih Pak Wahjoe.” Kata Muhammad Rudi.

Ia juga mengucapkan selamat datang kepada Dr. Alexander Zulkarnain, dan berharap capaian positif yang telah diraih selama ini, dapat terus berkelanjutan di masa kepemimpinan baru ke depan.

“Selamat datang Pak Alex di Kota Batam, kota kecil yang istimewa dan khusus yang tidak ada di Kementerian manapun. Semoga yang baik (selama ini) terus dipertahankan, bahkan bisa berlari lebih kencang mengejar target.” Pesan Muhammad Rudi.

Beberapa tugas penting yang masih belum usai menurutnya, adalah Penyiapan KEK Kesehatan, Pembangunan Bandara,

OSS, Pelabuhan Batu Ampar, Infrastruktur Jalan, Trans Barelang hingga PSN Rempang ECO City.

Di penghujung acara, dilakukan penyerahan apresiasi atas pengabdian di BP Batam kepada Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan periode 2019 – 2024, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Selama menjabat, pria kelahiran Kediri, 24 November 1959 telah banyak menorehkan prestasi bagi instansi BP Batam.

Dikenal sebagai sosok pimpinan yang ramah, fleksibel, dinamis, dan proaktif, Wahjoe telah melahirkan banyak perubahan hingga membuat BP Batam mengantongi segudang penghargaan.

Diantaranya adalah :

1. Tercapainya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan BP Batam sebanyak 8 kali berurut-turut;

2. Lima penghargaan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Stakeholders Award;

3. Tercapainya predikat “Informatif” dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik;

4. Anugerah Reksa Bandha dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan;

5. dan masih banyak lagi.

Wahjoe dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Kepala BP Batam Muhammad Rudi sebagai pemimpin yang visioner, profesional, selalu berinovasi dan memiliki perencanaan strategis dalam setiap kebijakan pembangunan Batam.

“Saya salut bagaimana cara Bapak (Muhammad Rudi) memimpin, Bapak mendesain dengan ide-ide dan strategi yang sangat matang dalam setiap kebijakan.” Kata Wahjoe.

“Kita kompak, selama 5 tahun semua diselesaikan dengan baik tanpa ada yang mengganjal. Selanjutnya, saya harap seluruh pegawai dapat beradaptasi dan belajar dari pimpinan yang baru.” Pungkas Wahjoe.

Sementara itu, Dr. Alexander Zulkarnain berkomitmen untuk meneruskan estafet ini dengan semangat keberlanjutan untuk membangun Batam sebagai Kota Baru.

“Saya berharap bisa melaksanakan apa yang di-set oleh Pak Wahjoe.

Saya datang untuk membangun Batam Kota Baru di tengah tantangan kontraksi ekonomi yang kita hadapi bersama. Semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan sebaiknya.” Tutur Alexander

Berlangsung di Balairungsari, kegiatan dihadiri oleh seluruh Pejabat Tingkat I, II dan III di lingkungan BP Batam serta Pejabat Tingkat IV di Lingkungan Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan.

Hadirnya Alexander Zulkarnain diharapkan dapat mendukung langkah strategis BP Batam guna meningkatkan nilai investasi ke depannya.

Termasuk meneruskan peran strategis BP Batam yang mampu menjadikan Batam sebagai lokomotif perekonomian Provinsi Kepulauan Riau sejak beberapa tahun terakhir. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Jelaskan Perhitungan Tagihan Listrik dan Mekanisme Kompensasi Pasca-Gangguan

PLN Batam Jelaskan Perhitungan Tagihan Listrik dan Mekanisme Kompensasi Pasca-Gangguan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas masukan, keluhan, maupun pertanyaan yang disampaikan oleh masyarakat serta pelanggan mengenai tagihan listrik periode bulan November 2026. PLN Batam memahami kekhawatiran masyarakat terkait nilai tagihan yang dirasa berbeda atau meningkat meski sempat terjadi gangguan pasokan listrik beberapa waktu lalu.

Sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi publik dan peningkatan mutu pelayanan, PLN Batam memberikan penjelasan mengenai perhitungan tagihan listrik pascabayar serta mekanisme penyaluran kompensasi.

Manajer Komunikasi dan Humas PT PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan bahwa PLN Batam memahami ekspektasi pelanggan agar tagihan listrik otomatis menurun saat terjadi gangguan pasokan. Namun, secara sistematis tagihan listrik pascabayar dihitung berdasarkan akumulasi dua komponen utama.

“Tagihan listrik pascabayar dihitung berdasarkan biaya beban yang ditentukan oleh daya tersambung (seperti Rp/kVA/Bulan) ditambah Pemakaian Energi Listrik (kWh) yang tercatat secara riil pada stand meter selama periode pencatatan bulanan,” ujar Vidya.

Vidya menjelaskan, saat terjadi gangguan pasokan listrik, aliran listrik dan putaran angka pada kWh meter memang terhenti secara otomatis. Namun, pemakaian energi sebelum dan sesudah periode gangguan tetap tercatat secara konsisten oleh kWh meter dalam siklus pemakaian bulanan. Perbedaan nilai tagihan bulanan umumnya dipengaruhi oleh perubahan total pemakaian kWh bulanan, jumlah hari dalam periode pencatatan, atau peningkatan aktivitas penggunaan alat elektronik pasca-pemulihan.

Dengan demikian, meskipun sempat terjadi pemadaman, total pemakaian listrik dalam satu bulan tetap dapat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya apabila akumulasi penggunaan energi pada waktu lainnya meningkat. Namun, kondisi tersebut bergantung pada pola pemakaian masing-masing pelanggan.

Terkait hak kompensasi pelanggan, Vidya menegaskan bahwa PLN Batam memastikan seluruh perhitungan dilaksanakan secara transparan dan terukur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemberian kompensasi mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya Yang Terkait Dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam . Bagi pelanggan pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pemotongan sebesar 10% dari Biaya Beban atau Rekening Minimum pada bulan terjadinya gangguan, yang diproses secara otomatis oleh sistem administrasi,” jelas Vidya.

Sementara itu, bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk free issue token yang setara dengan 10% biaya beban/rekening minimum.

Untuk memastikan kesesuaian data tagihan, PLN Batam mengimbau pelanggan melakukan pengecekan mandiri melalui tiga langkah cermat:

1. ⁠Bandingkan Pemakaian kWh
Bandingkan total pemakaian kWh pada tagihan bulan berjalan dengan bulan sebelumnya untuk mengetahui apakah terdapat perubahan jumlah energi yang digunakan.

2. ⁠Periksa Periode & Stand Meter
Memastikan tanggal pencatatan serta mencocokkan angka meteran dengan kondisi fisik kWh meter di rumah.

3. ⁠Cermati Biaya & Kompensasi
Memeriksa rincian biaya beban, biaya pemakaian, serta potongan kompensasi yang diberikan.

Vidya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal layanan digital dan tatap muka yang disediakan PLN Batam guna mempermudah akses informasi tagihan tanpa harus menunggu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek rincian pemakaian melalui aplikasi bright by PLN Batam yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store, atau mengakses situs resmi perusahaan di plnbatam.com. Tim kami juga siap memberikan penjelasan langsung di kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Batam Center, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya.

PLN Batam berkomitmen untuk terus mendengarkan masukan masyarakat serta memfokuskan seluruh upaya pada peningkatan keandalan sistem kelistrikan demi kenyamanan seluruh pelanggan di Batam.(Tim)

Continue Reading

Berita Lain