Connect with us

9info.co.id | BATAM – Dalam rangka Milad ke-3 Majelis Dzikir Husnul Khotimah dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kota Batam akan menggelar acara religi akbar bertajuk “Batam Bersholawat Bersama Az Zahir”.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-80, dan akan berlangsung selama tiga hari, 21-23 Agustus 2025, berlokasi di Lapangan Parkir Ruko Papa Mama Residence, Batam Center.

Untuk memastikan kelancaran acara, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam telah mengundang sejumlah instansi terkait dalam Rapat Koordinasi Kegiatan Batam Bersholawat pada Selasa, 5 Agustus 2025 di Ruang Rapat Disbudpar Kota Batam.

Undangan tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Kantor Imigrasi, serta pihak kepolisian yaitu Kapolresta Barelang, Kasat Intelkam, dan Kasat Lantas.

Instansi-Instansi terkait yang hadir di Rapat Koordinasi ini mendukung penuh kegiatan ini dengan menurunkan petugas keamanan, unit pemadam kebakaran, dan penyediaan toilet portable serta hal-hal lain yang dianggap perlu.

Acara puncak Batam Bersholawat akan digelar pada 23 Agustus 2025 mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, menghadirkan Majelis Az Zahir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf dari Pekalongan.

Acara ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 10.000 jamaah, tidak hanya dari Batam dan Kepulauan Riau, tetapi juga dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Pekanbaru.

Bahkan, komunitas Zahir Mania dari negara-negara tersebut sudah memastikan kehadiran mereka.

“Sampai saat ini, dari Malaysia, Thailand, Singapura, serta dari Pekanbaru sudah menyampaikan kesediaan hadir di acara Batam Bersholawat ini. Mereka berasal dari jamaah pengajian dan masyarakat umum,” ujar Hj. Rofi’ah Ariski Novi, Pembina sekaligus Pendiri Majelis Dzikir Husnul Khotimah.

Ia juga menambahkan, “Sudah ada sekitar 250 orang yang menyatakan keikutsertaannya dari Singapura”.

Selain sholawat akbar, rangkaian acara akan diisi dengan Festival Hadroh se-Kepri, Bazar UMKM, penampilan nasyid, dan kompang, yang berlangsung sejak tanggal 21 Agustus 2025.

Dengan beragam kegiatan ini, acara diharapkan tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan tetapi juga memberi dampak ekonomi melalui partisipasi UMKM.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki potensi mendatangkan wisatawan religi.

“Kegiatan ini akan dikolaborasikan dengan travel agent yang membuat pemaketan wisata, sehingga pengunjung dapat menikmati destinasi di Batam sekaligus mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.

Rencananya, acara ini juga akan dihadiri oleh Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam. Dengan dukungan seluruh masyarakat, stakeholder, dan pemerintah daerah, kegiatan penuh manfaat ini diharapkan berjalan dengan baik dan sukses.(AW)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain