Connect with us

9info.co.id | BATAM – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Nasir Hutabarat, secara resmi mengambil alih kantor Kadin dari kepengurusan sebelumnya. Pengambilalihan ini dilakukan setelah Nasir terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Mukota) VIII Kadin Batam yang digelar pada awal Desember 2025, dengan status sebagai calon tunggal. Pelantikan pengurus Kadin Batam sendiri dilakukan langsung oleh Ketua Kadin Kepulauan Riau, Akhmad Ma’ruf Maulana.

Didampingi jajaran pengurus baru, Nasir Hutabarat terlebih dahulu menggelar pertemuan tertutup dengan pengurus Kadin periode sebelumnya. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh dialog,

Kepada awak media usai pertemuan, Nasir menegaskan bahwa kepengurusan lama Kadin Batam secara resmi telah berakhir pada 20 September 2025. Ia menyebut, pihaknya telah beberapa kali mengirimkan surat dan melakukan upaya komunikasi sebelum akhirnya mengambil langkah pengambilalihan kantor.

“Pada hari ini, kami melakukan sosialisasi sekaligus pengambilalihan kantor, karena kantor ini sangat dibutuhkan sebagai wadah aktivitas pengurus dan anggota Kadin Kota Batam,” ujar Nasir.

Menurutnya, keberadaan kantor Kadin sangat krusial sebagai pusat diskusi dan perumusan gagasan strategis terkait pertumbuhan ekonomi Kota Batam. Tanpa kantor, lanjut Nasir, Kadin akan kesulitan menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah.

Terkait adanya informasi gugatan hukum yang disampaikan oleh pihak kepengurusan lama, baik di Polda maupun pengadilan, Nasir menyatakan sikap terbuka dan menghormati proses hukum tersebut. Namun ia menegaskan bahwa gugatan tersebut bukan ditujukan kepada Kadin Kota Batam, melainkan berada pada ranah organisasi di tingkat provinsi.

“Kalau ada gugatan, itu hak asasi setiap orang dan merupakan proses hukum yang sah. Kami tidak mempermasalahkan itu. Kami menghormati sepenuhnya,” tegasnya.

Meski demikian, Nasir menekankan bahwa pada momentum saat ini, Kadin Kota Batam memilih jalan kebersamaan dan rekonsiliasi. Ia bahkan mengajak pengurus lama untuk berkantor bersama demi menjaga stabilitas organisasi dan kepentingan ekonomi daerah.

“Pengurus lama adalah teman-teman kita juga, sama-sama ingin membangun Kota Batam. Karena itu, kami ajak untuk berkantor bersama,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Nasir Hutabarat mengimbau seluruh pengurus Kadin dan insan media agar tidak memprovokasi situasi dengan informasi yang tidak benar atau tindakan anarkis. Ia menegaskan bahwa Kadin merupakan mitra pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga iklim usaha, keamanan, dan pertumbuhan ekonomi di Batam.

“Kadin ini mitra pemerintah. Kita harus menjaga keamanan, stabilitas, dan kondisi pertumbuhan ekonomi Kota Batam,” pungkasnya.(Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

9info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.

Salah satunya melalui pekerjaan Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,194 persen.

Amsakar mengatakan, BP Batam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur terus dipantau secara berkala agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan standar teknis yang telah ditetapkan.

“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan dapat segera dirasakan masyarakat.

Disebutkan, peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur, nantinya masing-masing sisi terdiri dari tiga lajur.

“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.

Selain peningkatan jalan, BP Batam juga terus melaksanakan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik. (AP)

 

Continue Reading

Berita Lain