Connect with us

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemantauan langsung terhadap pelayanan publik di Kantor Kecamatan Batam Kota, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan ini menyoroti sejumlah persoalan krusial, terutama terkait pembatasan kuota layanan KTP elektronik (KTP-el) dan rencana sentralisasi pencetakan dokumen kependudukan ke tingkat dinas.

‎Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepri, Lagat Siadari, menyampaikan bahwa Kecamatan Batam Kota menjadi perhatian khusus karena merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Batam, mencapai lebih dari 200 ribu jiwa.

‎“Kami ingin melihat langsung bagaimana kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan. Wajah pelayanan Kota Batam itu tercermin dari layanan di kelurahan dan kecamatan,” ujarnya.

‎Dalam diskusi bersama pihak kecamatan, Ombudsman menyoroti pembatasan kuota pencetakan KTP-el yang saat ini hanya sebanyak 60 orang per hari.

Menurut Ombudsman, jumlah tersebut dinilai belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat yang tinggi, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu karena bekerja.

‎Selain itu, Ombudsman juga menanggapi rencana pemerintah daerah untuk menarik alat cetak KTP dari kecamatan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di wilayah Sekupang.

Kebijakan ini dinilai berpotensi menambah beban masyarakat, baik dari sisi biaya maupun waktu.

‎“Jika layanan dipusatkan di Sekupang, warga harus menempuh jarak lebih jauh dengan biaya tambahan. Ini perlu dikaji matang agar tidak memberatkan masyarakat,” tegas Lagat.

‎Dalam kesempatan tersebut, Ombudsman juga menerima sejumlah keluhan masyarakat terkait kenyamanan fasilitas pelayanan serta sikap petugas yang dinilai kurang ramah di Kantor Kecamatan Batam Kota.

‎Menanggapi hal itu, Camat Batam Kota, Dwiki Septiawan, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, mulai dari penyediaan ruang tunggu ber-AC, fasilitas ramah anak, hingga layanan minuman gratis bagi masyarakat.

‎Ia juga menegaskan akan kembali mengingatkan seluruh petugas agar memberikan pelayanan yang lebih ramah dan profesional kepada warga.

‎Lebih lanjut, Dwiki mengungkapkan adanya rencana revitalisasi Kantor Camat Batam Kota pada tahun 2027, setelah pembangunan Kantor Lurah Sungai Panas selesai dilakukan.

‎Sementara itu, Ombudsman Kepri menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

‎“Kami mendorong adanya sosialisasi yang masif apabila terjadi perubahan kebijakan, agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. Kami akan terus mengawal peningkatan kualitas layanan publik di Batam,” tutup Lagat. (Hum).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Anggota DPRD Batam Anang Adhan Hadiri Pelepasan JCH 2026, Doakan Jamaah Raih Haji Mabrur

Anggota DPRD Batam Anang Adhan Hadiri Pelepasan JCH 2026, Doakan Jamaah Raih Haji Mabrur

9info.co.id | BATAM – Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Gerindra, Ir Anang Adhan, menghadiri acara pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Batam Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Raja Hamidah, Rabu (16/4/2026).

‎Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan jamaah calon haji asal Kota Batam yang akan berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Suasana haru dan penuh doa mewarnai prosesi pelepasan para tamu Allah tersebut.

‎Acara pelepasan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta turut dihadiri Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Anggota DPRD Batam Anang Adhan Hadiri Pelepasan JCH 2026, Doakan Jamaah Raih Haji Mabrur

Anggota DPRD Batam Ir,Anang Adhan Hadiri Pelepasan JCH 2026, Doakan Jamaah Raih Haji Mabrur

‎Dalam keterangannya, Anang Adhan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapatkan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. Ia juga mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

‎“Kita doakan seluruh jamaah selamat sampai ke Tanah Suci, diberikan kesehatan, sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, serta kembali ke tanah air dengan memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

‎Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dan unsur legislatif dalam pelepasan ini merupakan bentuk dukungan moral kepada para jamaah, sekaligus memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji, berjalan dengan baik.

‎Momentum pelepasan JCH ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang akan menunaikan ibadah haji.

‎Diharapkan, seluruh jamaah calon haji Kota Batam dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi diri, keluarga, dan daerah. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain