Connect with us

9Info.co.id | Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima kunjungan Studi lapangan dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2023 di Gedung Marketing Center BP Batam, Rabu (2/8/2023).

Dalam kegiatan yang dimotori oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) ini, rombongan dipimpin Kepala Pusat Bagian Umum Puslatbang KHAN LAN, Edy Saputra.

Rombongan diterima dengan hangat oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Kepala Pusat Bagian Umum Puslatbang KHAN LAN, Edy Saputra mengatakan, peserta pelatihan ini merupakan pejabat Administrator yang berasal dari Kejaksaan RI, Pemkab Aceh Timur, Pemkab Aceh Barat, Pemkab Kabupaten Bener Meriah, Pemkab Aceh Singkil, dan Bappeda Aceh Tamiang, dan Pemkab Aceh Besar.

Adapun maksud kedatangan peserta PKA LAN, untuk mempelajari strategi dan kunci sukses kepemimpinan kinerja serta pengembangan SDM di Badan Pengusahaan Batam.

Ia juga mengungkapkan bahwa BP Batam merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan manajemen kinerja, yang nantinya akan menjamin terlaksananya akuntabilitas bagi jabatan administrator di instansinya masing-masing.

“BP Batam menjadi tujuan kedatangan kami, karena BP Batam sesuai dengan kebutuhan dan latarbelakang peserta, kami ingin melihat langsung perkembangan nyata di BP Batam. Sehingga setiap terobosan dan pembangunan yang signifikan akan membuka cakrawala berpikir dan dapat dibawa kembali dalam membangun daerah dengan inovasi-inovasi yang telah diadopsi dan replikasi dengan beberapa modifikasi,” jelas Edy.

Ia berharap kunjungan peserta ke BP Batam ini mampu mengembangkan potensi, kompetensi serta kapasitas SDM di instansi masing-masing.

Sementara itu, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyambut baik atas kedatangan dari PKA pelatihan kepemimpinan adminstrator yang dimotori oleh LAN RI tersebut.

“Kami dari BP Batam menyambut baik, karena BP Batam menjadi salah satu pilihan lokasi studi lapangan bagi peserta PKA LAN, kunjungan ini sebuah kehormatan bagi BP Batam untuk sharing sekaligus menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan Kota Batam,” pungkasnya

Dalam pertemuan itu, Wahjoe juga berkesempatan memaparkan secara singkat tentang profil BP Batam. “Saat ini, BP Batam telah berumur 51 tahun dan Alhamdulillah BP Batam diberikan organisasi yang fleksibel sehingga dapat membangun Batam menjadi Kota Bandar Dunia Madani,” ungkap Wahjoe.

Lebih lanjut, Wahjoe berharap melalui Studi PKA LAN ini bisa menjadi masukan, sekaligus mampu melahirkan para pimpinan administrator yang berkualitas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Direktur PTSP Harlas Buana, Kepala Biro SDM BP Batam Lilik Lujayanti, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain