Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Sebanyak dua event Batam, yakni Batam Batam Wonderfood Art Ramadhan dan Kenduri Seni Melayu (KSM) masuk nominasi Karisma Event Nusantara (KEN) pada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

“Alhamdulillah, dengan dukungan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dalam menyelenggarakan event tahunan Batam Wonderfood Art Ramadhan dan Kenduri Seni Melayu, kini masuk nominasi event nasional (KEN 2024),” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, Selasa (23/1/2024).

Secara resmi, nominasi KEN 2024 akan diumumkan langsung oleh Menteri Parwisiata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta pada 28 Januari 2024.

“Kami berharap, event yang sudah berturut dilaksanakan di Batam ini mendapat perhatian dari pusat,” katanya.

Sebelumnya, khusus event Batam Wonderfood Art Ramadhan, kata Ardi pernah dibuka langsung oleh Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno.

“Dalam event ini, banyak dikunjungi wisatawan dan berbagai kegiatan digelar dalam event tahunan di Batam ini,” katanya.

Sebelumnya, Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno, membuka secara resmi Batam Wonderfood & Art Ramadhan di Taman Dang Anom, Rabu (30/3/2022).

Pembukaan itu ditandai dengan pembuatan teh tarik oleh Menparekraf bersama Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, beserta Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata.

“Ini kerja sama yang sangat luar biasa. Kami datang ke sini (Batam) dengan tim lengkap. Dan kami sangat mengapresiasi Disbudpar Batam yang sudah membuat Batam jadi kota penyumbang wisman tertinggi setelah Bali,” katanya.

Ia berpesan, agar pariwisata Batam ke depan lebih berkualitas dan mampu membangkitkan ekonomi dan bisa menambah penghasilan masyarakat. “Kuliner ini adalah salah satu ekonomi kreatif,” katanya.

Ia menyampaikan, Batam Wonderfood & Art Ramadhan menjadi ajang mempromosikan kuliner khas Batam. Ia berhatap dengan upaya yang dilakukan Batam akan makin membangkitkan pariwisata Batam.

“Kami akan menjadikan Batam sebagai gerbang masuknya wisman. Event berskala internasional harus digelar di Batam,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Untuk diketahui, dalam rangka peningkatan ekonomi lokal serta kebangkitan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI telah sukses menyelenggarakan KEN 2023 yang turut serta memberikan dampak signifikan bagi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja di daerah atau destinasi event.

Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI akan meluncurkan kembali KEN 2024 yang pada tahun ini disertai dengan pelaksanaan kegiatan KEN Festival 2024. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026) siang.

‎Rapat yang berlangsung di lingkungan DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri anggota Pansus lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang saat ini tengah dibahas.

‎Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam telah menjadi isu yang sangat mendesak dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.

‎Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada proses pengangkutan dari rumah tangga dan kawasan permukiman, tetapi juga harus menyentuh aspek hilir, terutama pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

‎“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” ujar Rudi.

‎Ia menjelaskan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

‎Menurutnya, persoalan sampah merupakan tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

‎“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” katanya.

‎Lebih lanjut, Rudi menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan hidup, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai mampu meningkatkan daya tarik Kota Batam sebagai destinasi investasi dan pariwisata.

‎“Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

‎Melalui rapat dan FGD tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, serta masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam.

‎Pansus DPRD Kota Batam juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan daerah, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih optimal demi mewujudkan Batam yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain