Connect with us

9Inffo.co.id | BATAM – HARRIS Resort Waterfront Batam, sebagai bagian dari The Ascott Limited, berhasil menyelenggarakan program CSR bertajuk “Peduli Lingkungan, Peduli Sesama” pada tanggal 29 November 2023. Dalam semangat komitmen terhadap lingkungan yang lebih baik, staf dan warga sekitar bergotong royong membersihkan area perumahan di sekitar Ocean Park Marina City. Gotong royong tersebut bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan ruang yang lebih sehat, dan meningkatkan kesejahteraan bagi penduduk lokal. Selain kegiatan pembersihan, HARRIS Resort Waterfront Batam juga memperkuat langkahnya menuju keberlanjutan lingkungan dengan mengadakan aksi penanaman pohon mangrove di sekitar area resort. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta menjadi kontribusi nyata dalam mempertahankan keindahan alam.

Selama program ini, kolaborasi penuh semangat antara karyawan HARRIS Resort Waterfront Batam dan masyarakat lokal sangat luar biasa. Mereka bergabung untuk membersihkan dan menyegarkan area perumahan, menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan bagi semua warga. Program ini tidak hanya memperkuat hubungan antara resort dengan masyarakat sekitar, tetapi juga memupuk rasa persatuan yang lebih dalam.

Pada sesi pagi, kelompok yang antusias itu dengan tekun membersihkan area, menghilangkan sampah, puing, dan polutan lainnya. Upaya kolektif ini tidak hanya meningkatkan kebersihan lingkungan sekitar, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan umum warga. Peduli terhadap lingkungan dan peduli terhadap sesama menjadi kekuatan yang mendorong program CSR ini.

Sementara pada sore hari, HARRIS Resort Waterfront Batam melakukan kegiatan penting lainnya – penanaman pohon mangrove di sekitar resort. Resort mengakui pentingnya pohon mangrove dalam menjaga lingkungan. Ekosistem mangrove berfungsi sebagai penghalang alami, melindungi daerah pesisir dari abrasi dan menyediakan habitat penting bagi kehidupan laut. Dedikasi resort dalam melestarikan lingkungan tercermin dalam usaha mulia ini.

Ryan DAMANIK, General Manager HARRIS Resort Waterfront Batam, dengan antusias menyampaikan pentingnya program CSR dalam menjaga lingkungan sekitar. Katanya, ‘Kami sangat bersemangat dapat berkolaborasi dengan masyarakat lokal untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Melalui program CSR ini, kami memperkuat hubungan dengan tetangga sekitar dan menggarisbawahi komitmen kami pada keberlanjutan lingkungan di pulau Batam.’

GM HARRIS Resort Waterfront itu menegaskan komitmen untuk melanjutkan program-program CSR yang sejalan dengan misi menjaga lingkungan. “Sustainability adalah kunci bagi masa depan yang lebih baik. Kami akan terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan, memastikan keindahan pulau Batam dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.”

Program CSR HARRIS Resort Waterfront Batam, “Peduli Lingkungan, Peduli Sesama,” merupakan contoh nyata komitmen resort terhadap keberlanjutan lingkungan dan pembangunan masyarakat. Melalui kerja sama dengan warga lokal, resort berhasil membersihkan area perumahan sekitar Ocean Park Marina City dan secara aktif berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon mangrove. Dukungan yang teguh dan keterlibatan aktif karyawan resort dan masyarakat setempat menunjukkan dedikasi bersama mereka dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026) siang.

‎Rapat yang berlangsung di lingkungan DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri anggota Pansus lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang saat ini tengah dibahas.

‎Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam telah menjadi isu yang sangat mendesak dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.

‎Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada proses pengangkutan dari rumah tangga dan kawasan permukiman, tetapi juga harus menyentuh aspek hilir, terutama pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

‎“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” ujar Rudi.

‎Ia menjelaskan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

‎Menurutnya, persoalan sampah merupakan tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

‎“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” katanya.

‎Lebih lanjut, Rudi menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan hidup, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai mampu meningkatkan daya tarik Kota Batam sebagai destinasi investasi dan pariwisata.

‎“Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

‎Melalui rapat dan FGD tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, serta masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam.

‎Pansus DPRD Kota Batam juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan daerah, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih optimal demi mewujudkan Batam yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain