Connect with us

9info.co.id – Media Online  melakukan investigasi ke tempat gelanggang Permainan yang ada di kampung aceh tersebut dan bukan hanya 303, berikut transaksi narkoba yang merajalela. Selasa (15/06/2021).

Diduga para pengujung gelanggang bisa beli narkoba dan isap narkoba di tempat tersebut, lalu permainan sudah tidak menghiraukan yang telah di terap kan oleh walikota Batam soal protokol kesehatan (Prokes) tersebut, selain itu juga salah satu warga yang tinggal dekat gelanggang permainan yang tidak mau diberitakan namanya, mengatakan bagi para pemain gelanggan permainan, apabila dia menang berapa point langsung bisa tukar uang cas yang telah di sediah kan oleh kasirnya disaat berbincang-bincang di lokasi yang tidak jauh dari tempat gelanggang permainan gelper yang berada di kampung aceh kelurahan muka kuning kecamatan seibeduk di wilayah hukum polsek seibeduk tuturnya yang tidak mau diberitakan

Bahkan bukan hanya gelanggang permainan saja bahkan juga banyak sekali narkoba dan obat-obatan terlarang di jual bebas oleh warga kampung aceh di saat melakukan investigasi di lokasi kampung aceh tersebut itu

Wartawan meminta komentarnya kepada Ketua ormas DPC laki kota Batam oleh menanggapinya meminta kepada pak lurah muka kuning sepuya tempat permainan berkedok mesin jackpot gleper 303 di kawasan kelurahan muka kuning, polsek setempat, Kapolres barelang harus turun ke lokasi tegasnya. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain