Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Dinas Penataan Ruang Pemerintah Kota Semarang sambangi Direktorat Infrastruktur Kawasan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Jum’at (22/11/2024) di Ruang Rapat Direktorat Infrastruktur Kawasan.

Diterima oleh Kasubdit. Pembangunan Gedung dan Utilitas, Himawansyah Putra, dalam kesempatan ini rombongan dari Dinas Penataan Ruang Pemko Semarang dipimpin oleh Kabid. Pembangunan dan Jasa Konstruksi, Ryan Saputra.

Kunjungan ini digelar dalam rangka studi tiru penyelenggaraan bangunan gedung negara beserta tahapan perencanaan hingga pengoperasian dan pemeliharaan.

Himawansyah menyampaikan, pada pertemuan ini digelar diskusi tentang penyelenggaraan bangunan gedung negara yang mana informasi tersebut diperlukan oleh tim Dinas Penataan Ruang Pemko Semarang dalam lawatannya ke BP Batam.

“Hari ini kita berdiskusi banyak tentang penyelenggaraan bangunan gedung negara dan berbagai infrastruktur yang dibangun secara masif oleh BP Batam mulai dari perancangan desain, penganggaran kegiatan, pengadaan jasa, pemeliharaan, hingga proses pengoperasiannya,” terang Himawansyah.

“Melalui pertemuan ini, kami sangat senang dapat berbagi pengalaman serta wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur, mudah-mudahan ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak,” pungkas Himawansyah.

Sejalan dengan pernyataan Himawansyah, Kabid. Pembangunan dan Jasa Konstruksi Dinas Penataan Ruang Pemko Semarang, Ryan Saputra mengucapkan terima kasih kepada BP Batam dan berharap informasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh timnya.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik serta pengalaman yang dibagikan dari BP Batam, semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat diterapkan oleh tim kami di Semarang nantinya,” ujar Ryan.

Turut hadir dalam pertemuan ini Manajer Operasional dan Pemeliharaan Unit Usaha Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman, Evi Elfiana Br. Bangun; serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain