Connect with us

9info.co.id | BATAM – Menjelang akhir tahun 2024, Wali kota Batam, Muhammad Rudi Menghadiri silahturahmi bersama Tokoh Masyarakat dan Kader Posyandu dari seluruh kecamatan se-Kota Batam di sport hall temenggung abdul jamal, sabtu (14/12/2024).

Acara yang dihadiri ribuan tokoh masyarakat dan kader posyandu se-kota Batam ini membuktikan bahwa pemko batam selalu hadir ditengah masyarakat dan memberikan perhatian penuh kepada kepada masyarakat khususnya kota Batam.

Dalam sambutannya, Rudi mengapresiasi semangat serta kontribusi dari para tokoh dan kader posyandu dalam memdukung pemerintah demi terwujudnya rasa nyaman bagi masyarakat.

“Dengan keikhlasan yang telah bapak dan ibu buat hari ini untuk masyarakat, insyaallah akan menjadi ladang jariyah nantinya,” Ujar Rudi.

Dikesempatan yang sama, Rudi yang juga didampingi oleh Ketua DPRD Kota Batam, Kamaludin beserta sejumlah OPD yang hadir memberikan Insentif Triwulan ke empat secara simbolis kepada para tokoh masyarakat yang hadir.

“Insentif ini sebagai Bentuk perhatian dan Apresiasi bagi para tokoh untuk terus semangat dalam melayani Masyarakat,” Ujar Rudi.

Dalam agenda tersebut, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga menyampaikan Rasa terima Kasih yang tak terhingga kepada seluruh Tokoh dan Kader Posyandu yang hadir, karena selama ini tanpa peran dari tokoh masyarakat, pembangunan Kota Batam tidak bisa menjadi seperti yang dapat kita Rasakan sekarang.

Rudi mengingatkan bahwa tanggal 9 Februari 2025 nanti adalah masa terakhir Jabatannya sebagai Wali Kota Batam, akan tetapi semua program yang telah dicanangkan demi kemajuan Kota Batam telah dianggarkan pada 2025 nanti. Rudi berpesan bahwa pembangunan yang telah kita rasakan sekarang sudah seharusnya kita jaga.

“Tetap solid dan selalu Kompak, Yakinlah bahwa Pemimpin Pemko Batam selalu mengedepankan kebersamaan dalam bekerja dan melayani Masyarakat,” Ujarnya. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain