Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Kota Batam, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang juga kepala BP Batam langsung turun ke lapangan pada Minggu (24/11/2024) untuk meninjau sejumlah proyek vital yang sedang berjalan.

Beberapa proyek yang ditinjau oleh Rudi meliputi Proyek pembangunan bundaran di Simpang Punggur, perkembangan renovasi gedung VVIP Bandara Hang Nadim Hingga Pembangunan Fly Over Sei Ladi yang saat ini memasuki tahap akhir dan diproyeksikan akan selesai pada Desember 2024 mendatang.

Pembangunan Bundaran Punggur ini diharapkan dapat menjadi solusi penting untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut, mengingat Simpang Punggur merupakan salah satu akses utama menuju Bandara, Punggur hingga akses ke Nongsa.

Selain itu Wali Kota Batam juga meninjau perkembangan Gedung VVIP Bandara Hang Nadim, yang telah memasuki tahap akhir pembangunan.

Menurut Rudi, gedung ini akan mulai bisa digunakan dalam waktu seminggu ke depan. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bandara dan mendukung Batam sebagai salah satu destinasi penting di kawasan regional.

Selain itu Pembangunan Fly Over Sei Ladi, yang menjadi salah satu proyek unggulan dalam penataan transportasi di Batam, juga dipastikan akan selesai pada Desember 2024. Kehadiran fly over ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di area tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.

Dalam wawancaranya, Muhammad Rudi menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur ini untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan meningkatkan daya saing Kota Batam.

Muhammad Rudi, Tinjau Proyek Infrastruktur Strategis Untuk Mewujudkan Kota Modern dan Bebas Kemacetan

“Proyek-proyek ini adalah bagian dari visi besar kami untuk mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Kami ingin Batam menjadi kota yang nyaman, modern,” ujarnya.

Selain meninjau proyek yang sedang berjalan, Rudi juga menyinggung terkait permasalahan air yang saat ini sedang dibangun Pompa – Pompa Air yang diharapkan nantinya ketersediaan air bersih dapat bejalan lancar.

Rudi juga mengungkapkan rencana untuk tahun 2025. Salah satu proyek besar yang akan dikerjakan adalah pembangunan lima lajur jalan dari Simpang Kepri Mall hingga Muka Kuning. Jalan dengan lima lajur ini akan menjadi infrastruktur penting untuk mendukung kelancaran mobilitas Warga terutama jam sibuk pagi dan sore hari.

“Kalau infrastruktur sudah dibangun, kita semua pasti merasakan dampak baik dari itu semua. Untuk itu mari kita jaga bersama demi kota Batam yang kita cintai,” Ujar Rudi.

Dengan komitmen pemerintah yang kuat dan dukungan masyarakat, berbagai proyek strategis ini diharapkan dapat selesai sesuai jadwal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga Batam.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain