Connect with us

9info.co.id | BATAM – Polda Kepri menghadiri kegiatan Launching Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batam di SMP Negeri 26 Batam, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi langkah sinergis antara dunia pendidikan, aparat penegak hukum, dan insan pers dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba sekaligus mendorong literasi digital yang sehat dan bertanggung jawab.

hadir dalam kegiatan ini Kasubdit Bhabinkamtibmas Polda Kepri Kompol Buala Harefa, S.H., M.H., Kaur Penum Subbid penmas Bidhumas Polda Kepri Akp Tigor Sidabariba, S.H., Kepala Sekolah SMPN 26 Batam, perwakilan BNN Provinsi Kepri dan BNN Kota Batam, Kadispora Kota Batam, Dewan Pendidikan Kota Batam, Sekretaris Disdik Kota Batam, Camat Batu Aji, Lurah Buliang, Komite Sekolah, Ketua PD IWO Kota Batam, RW Buliang, serta majelis guru SMPN 26 Batam.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMPN 26 Batam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami berterima kasih kepada IWO Kota Batam yang telah bekerja sama dengan Polda Kepri, Dinas Pendidikan, BNN, dan Pemerintah Kota Batam. Kegiatan ini menjadi upaya melindungi anak-anak dari bahaya narkoba sekaligus mengajarkan mereka agar bijak dalam era digitalisasi,” ujar Kepala Sekolah SMPN 26 Batam.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi ibarat pisau bermata dua. “Jika digunakan dengan bijak, menjadi sumber ilmu pengetahuan. Namun bila disalahgunakan, dapat merusak generasi penerus,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Ketua PD IWO Kota Batam mengatakan bahwa kegiatan ini berangkat dari rasa tanggung jawab moral terhadap dunia pendidikan.

“Kami ingin ikut berperan aktif, tidak hanya memberitakan tetapi juga berkontribusi nyata bersama instansi pemerintah, Polda Kepri, BNN, dan Dinas Pendidikan. Meski ini langkah perdana, kami akan terus berjuang dan memperbaiki agar program ini berkelanjutan,” ujar Ketua PD IWO Kota Batam

Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Batam menyampaikan bahwa SMPN 26 menjadi salah satu sekolah mitra dalam pelaksanaan program P4GN.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Selama visi dan tujuannya sejalan dengan BNN, kami wajib mendukung penuh,” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan peresmian launching program oleh Kadis Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam mewakili Wali Kota Batam. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai benteng utama dalam perang melawan narkoba.

“Peredaran narkoba di Batam jangan sampai meningkat. Anak-anak adalah harapan masa depan, maka jangan pernah coba-coba mengenal atau mencicipi narkoba,” ungkapnya.

Empat pesan penting dari Wali Kota Batam bagi pelajar:
1. Jangan pernah mencoba atau mencicipi narkoba.
2. Fokus pada tugas utama sebagai pelajar, yaitu belajar.
3. Jangan terpengaruh lingkungan yang menawarkan narkoba.
4. Terapkan strategi DIET: Disiplin, Teguh, dan Kuat dalam menolak narkoba.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri bersama BNN dan IWO Kota Batam menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dalam program edukasi dan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.

‎Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

‎Undangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.

‎Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.

Isye

Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

Bukan Sekadar Seremonial

‎REL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.

‎Di tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.

‎REL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

‎Bagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.

‎Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.

‎“Kepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Isye.

Undangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi

‎Isye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.

‎Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.

‎“Kami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

isye 2

Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam

Kepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan


‎REL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.

‎Pengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

‎Momentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.

‎Isye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain