Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. secara resmi membuka Pelatihan Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) Kota Batam Tahun Anggaran 2024 di Aula Engku Hamidah Lantai IV Kantor Walikota, Senin (2/12/2024).

Kegiatan ini dalam rangka untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Kota Batam dengan IPMB Kota Batam.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada IPMB Kota Batam atas kolaborasi selama ini. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini sinergitas semakin meningkat,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan para Pendeta di Kota Batam. Sehingga dapat lebih baik dalam melaksanakan tugas melayani umat. Selain itu dengan mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan silahturahmi diantara para Pendeta.

“Ikuti pelatihan ini dengan baik, semoga dapat melaksanakan tugas mulia melayani hamba Tuhan. Terimakasih selama ini sudah menjalankan tugas dengan baik sehingga Batam menjadi aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia mengatakan, Batam sebagai miniatur Indonesia maka kondisi Batam aman, nyaman dan kondusif harus senantiasa terjaga. Karena Batam mengandalkan investor dan Wisatawan Mancanegara maupun Domestik untuk berkunjung ke Batam.

“Terimakasih selama ini sudah menjaga kerukunan agama di Kota Batam sehingga kondisi Batam aman, nyaman dan kondusif,” ucapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain mengapresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah Kota Batam yang sudah menyelenggarakan pelatihan. Menurutnya pelatihan ini bentuk pembinaan kepada tokoh agama, sebagai pelayan masyarakat dan umat dari berbagai agama di Kota Batam.

“Pelatihan ini bukan yang pertama, ini ajang silahturahmi dan menambah wawasan, bagaimana membina umat terutama umat Kristen,” tuturnya.

Sementara itu Ketua IPMB Kota Batam, Apul Simanjuntak mengatakan melalui kegiatan ini dapat terjalin hubungan yang baik antar Gereja.(MC)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

โ€œPemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,โ€ ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

โ€œYang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,โ€ pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain