Connect with us

9Info.co.id | BATAM- Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid M.Pd, mewakili Walikota Batam Muhammad Rudi secara resmi meresmikan program wifi gratis yang disediakan oleh PT Proxy Jaringan Nusantara (Proxinet) untuk fasilitas umum di seluruh kota Batam. Jumat (14/07/2023).

Dalam Peresmian ini, Jefridin menyampaikan langkah ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas internet bagi warga Batam dan mendukung perkembangan digital di kota Batam.

Acara peresmian Wifi gratis untuk 243 titik Fasum di Kota Batam ini , diadakan di Gedung Serbaguna Perumahan Taman Raya Tahap 3 Kelurahan Belian-Batam Kota.

Walikota Batam Meresmikan Wifi Gratis untuk Fasilitas Umum dari Proxinet

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid M.Pd, mewakili Walikota Batam Muhammad Rudi menekankan bahwa akses internet yang terjangkau dan mudah diakses adalah kebutuhan penting dalam era digital ini. Dengan adanya program wifi gratis ini, diharapkan masyarakat Batam dapat merasakan manfaatnya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, ekonomi, dan hiburan.

Sekda Batam Jefridin H.M,Pd Berfoto Bersama CEO PT.Proxi Jaringan Nusantara Ir.Anang Adhan.

Sekda Kota Batam Jefridin H.M,Pd Berfoto Bersama CEO PT.Proxi Jaringan Nusantara Ir.Anang Adhan.

Selain itu, Sekda Kota Batam ini juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga etika penggunaan internet dan tidak menyalahgunakan fasilitas yang disediakan. Ia berharap wifi gratis ini dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi maupun kegiatan produktif.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, Saya menyampaikan apresiasi atas Gagasan dan Kepeduluan CEO PT. Proxi Jaringan Nusantara (Proxinet) Ir.Anang Adhan yang telah memfasilitasi dan membantu pemerintah kota Batam dalam hal pemberian WiFi Gratis untuk Fasum yang ada di Kota Batam,” Jelas Jefridin.

Walikota Batam Meresmikan Wifi Gratis untuk Fasilitas Umum dari Proxinet

Sekretaris Daerah kota Batam Jefridin H. M,Pd. Mewakili Walikota Batam HM Rudi  Meresmikan Wifi Gratis untuk Fasilitas Umum dari Proxinet

Sementara itu, CEO PT Proxi Jaringan Nusantara Ir.Anang Adhan menyampaikan bahwa program wifi gratis ini merupakan salah satu inisiatif untuk mewujudkan visi Batam sebagai kota smart dan berkelanjutan. Dengan ketersediaan internet gratis di fasilitas umum seperti taman, lapangan, dan tempat-tempat publik lainnya, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi, berkomunikasi, dan memanfaatkan layanan digital secara efektif.

CEO PT. Proxi Jaringan Nusantara - Ir.Anang Adhan

CEO PT. Proxi Jaringan Nusantara – Ir.Anang Adhan

Ir.Anang Adhan menambahkan, PT Proxi Jaringan Nusantara merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang konektivitas dan jaringan. Dan pada hari ini telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batam untuk melaksanakan proyek pemberian WiFi gratis untuk Fasum di kota Batam. Bahkan dalam kerja sama tersebut, PT Proxinet bertanggung jawab atas instalasi infrastruktur jaringan dan pemeliharaan yang diperlukan untuk menjalankan program wifi gratis ini.

“Dalam menjalankan Bisnisnya, PT Proxi Jaringan Nusantara selalu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan jaringan wifi, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat Batam,” Tegas Anang Adhan.

Dengan diresmikannya program wifi gratis ini, diharapkan mampu memberikan langkah nyata dalam mendorong kemajuan digital di kota Batam. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun infrastruktur teknologi yang inklusif dan memperkuat konektivitas bagi masyarakat. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan pemantauan terhadap kondisi seluruh waduk, khususnya Waduk Nongsa yang mengalami penurunan Tinggi Muka Air (TMA).

Berdasarkan pemantauan, TMA Waduk Nongsa berada pada level 5,96 meter. Kondisi ini mendorong BP Batam dan PT ABH melakukan pengaturan pengambilan air baku untuk menjaga ketahanan cadangan air yang tersedia di tengah fenomena El Nino.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memahami keresahan warga Nongsa akibat kondisi tersebut. Ia pun telah menginstruksikan tim untuk turun langsung ke area sekitar waduk guna menindaklanjuti keresahan masyarakat.

“Kami terus memantau kondisi waduk setiap hari. Pengaturan produksi juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar cadangan air baku dapat bertahan lebih lama, terutama selama kondisi cuaca masih minim hujan. Pada prinsipnya, kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama kami,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Ia menegaskan bahwa tim BP Batam bersama PT ABH juga telah melakukan suplai air bersih melalui mobil tangki sebagai langkah antisipatif sementara. Terutama bagi wilayah yang alirannya belum terpenuhi secara maksimal.

Di samping itu, solusi lain terhadap permasalahan ini juga telah dilakukan. Salah satunya dengan penguatan suplai ke wilayah Nongsa. Setelah dilakukan pengoperasian sistem pendukung tersebut, aliran suplai ke masyarakat perlahan akan kembali optimal.

Berdasarkan laporan tim, Amsakar menjelaskan bahwa produksi air bersih di Batam secara keseluruhan saat ini masih di atas kebutuhan rata-rata.

Dengan tingkat kehilangan air sekitar 16 persen, volume air yang efektif masuk ke sistem distribusi mencapai sekitar 3.780 Lps. Angka tersebut masih berada di atas kebutuhan rata-rata masyarakat yang mencapai sekitar 3.700 Lps. Dengan demikian, sistem saat ini masih memiliki margin sekitar 80 Lps di atas kebutuhan rata-rata.

Meski demikian, lanjutnya, BP Batam terus memberikan perhatian khusus terhadap wilayah yang sumber air bakunya berasal dari waduk dengan kondisi TMA yang terus dipantau, terutama Nongsa dan Sei Harapan.

“Penurunan tampungan air baku memang terjadi seiring rendahnya intensitas hujan. Kondisi tersebut akan terus kami evaluasi dan sejumlah skenario antisipasi juga telah disiapkan agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya lagi.

Siapkan Sejumlah Skenario Antisipasi

Untuk menghadapi kemungkinan berlanjutnya kondisi minim hujan, BP Batam juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya melalui koordinasi tambahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu meningkatkan potensi hujan di kawasan tangkapan air dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 50 liter per detik (lps) di Sei Ladi untuk menambah daya dorong dan kontinuitas pasokan air.

BP Batam juga mengkaji pemanfaatan sejumlah embung sebagai sumber alternatif. Beberapa opsi yang disiapkan antara lain memompa air dari embung untuk membantu mengisi waduk terdekat atau membangun fasilitas pengolahan air baru di sekitar embung sehingga air dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem distribusi.

Skenario pengaturan suplai secara bergilir juga menjadi bagian dari opsi yang dikaji. Namun, penerapannya akan mempertimbangkan kondisi jaringan perpipaan dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Kami tidak ingin menunggu sampai kondisi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berbagai skenario sudah kami siapkan dan terus kami evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi waduk di lapangan. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegas Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano.

Dalam jangka panjang, Denny mengungkapkan bahwa BP Batam juga terus mengembangkan konsep Batam Integrated Total Water Management untuk memperkuat ketahanan air dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber air baku konvensional.

Pengembangan sumber air alternatif mencakup pemanfaatan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), air daur ulang, embung, serta pemanfaatan stormwater.

Dalam rencana atau proyeksi ketersediaan sumber air jangka panjang, Denny mengatakan BP Batam menargetkan kontribusi SWRO sebesar 2.500 Lps, air daur ulang 500 Lps, serta pemanfaatan embung dan stormwater sebesar 500 Lps.

Secara teknis, BP Batam juga mengkaji opsi pengembangan waduk laut dan pemanfaatan sumber air dari wilayah sekitar Batam dengan total rencana kapasitas mencapai 3.000 Lps.

Langkah tersebut dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan air Batam yang diproyeksikan mencapai 7.149 Lps pada 2045, seiring pertumbuhan penduduk, kawasan hunian, industri, pusat data, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

“Ketahanan air merupakan kebutuhan bersama. Oleh karena itu, BP Batam tidak hanya fokus pada kondisi hari ini, tetapi juga menyiapkan sumber air baru untuk di masa mendatang,” tutup Denny. (DN)

Continue Reading

Berita Lain