Connect with us

9info.co.id | BATAM – Himpunan Mahasiswa Kota Batam (HMKB) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Keluarga (PK) tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Dispora Kota Batam. Mengusung tema “Langkah Awal dalam Harmoni, Tumbuh Bersama Keluarga Madani”, acara ini menjadi ajang penguatan identitas dan semangat kebersamaan bagi mahasiswa asal Batam yang menempuh pendidikan di Tanjungpinang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, H. Amsakar Achmad, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain. Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Amsakar memberikan motivasi mendalam tentang pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

“Jangan membawa atribut tapi tidak membawa pencerdasan di dalam kepala. Jika hanya gelar yang anda bawa, tidak ada gunanya,” tegas Amsakar.

Ia mengingatkan para mahasiswa agar tidak sekadar mengejar gelar, tetapi benar-benar menginternalisasi ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ilmu itu harus ada pertanggungjawaban ilmiahnya. Anda mau mendapatkan gelar atau mendapatkan ilmu? Yang paling baik adalah mendapatkan ilmu yang selaras dengan gelar,” pesannya.

Kegiatan PK ini mencakup pengenalan organisasi HMKB, wawasan kehidupan perkuliahan di Tanjungpinang, diskusi, serta penampilan yel-yel dari tiap fakultas. Nuansa kekeluargaan dan semangat kolaboratif begitu terasa di sepanjang acara.

Ketua Umum HMKB Tanjungpinang, Sherly Angelina, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan, solidaritas, dan kebersamaan di antara sesama mahasiswa perantauan. Kehadiran langsung Bapak Wali Kota juga menjadi motivasi besar bagi kami,” ujarnya.

Sherly berharap kegiatan ini menjadi titik awal yang positif bagi para mahasiswa baru dalam meniti perjalanan akademik dan organisasi.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta dan tamu undangan, menandai berakhirnya kegiatan dengan penuh kehangatan dan optimisme untuk HMKB yang semakin solid, progresif, dan berdaya saing di masa depan.(FS).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026) siang.

‎Rapat yang berlangsung di lingkungan DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri anggota Pansus lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang saat ini tengah dibahas.

‎Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam telah menjadi isu yang sangat mendesak dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.

‎Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada proses pengangkutan dari rumah tangga dan kawasan permukiman, tetapi juga harus menyentuh aspek hilir, terutama pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

‎“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” ujar Rudi.

‎Ia menjelaskan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

‎Menurutnya, persoalan sampah merupakan tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

‎“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” katanya.

‎Lebih lanjut, Rudi menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan hidup, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai mampu meningkatkan daya tarik Kota Batam sebagai destinasi investasi dan pariwisata.

‎“Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

‎Melalui rapat dan FGD tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, serta masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam.

‎Pansus DPRD Kota Batam juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan daerah, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih optimal demi mewujudkan Batam yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain