Connect with us

9info.co.id | BATAM – Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam menggelar Sarasehan Penguatan Organisasi Kadin Kota Batam di Lantai 2 Kantor Graha Kadin Kita Batam, Jalan Engku Putri Blok A, Batam Centre, Sabtu (20/12/2025).

‎Kegiatan ini dihadiri pimpinan media cetak, elektronik, dan media online Kota Batam, serta influencer, vlogger, TikToker, dan YouTuber. Selain itu, hadir pula para pelaku usaha, pimpinan asosiasi, organisasi, dan himpunan dunia usaha di Kota Batam.

‎Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk, yang diwakili oleh James M. Simaremare karena ketua Jadi Rajagukguk masih berada di Thailand, menyampaikan bahwa sarasehan ini digelar sebagai ajang silaturahmi menjelang akhir tahun sekaligus diskusi santai membahas isu-isu strategis dan dinamika terkini di Kota Batam.

‎“Setiap akhir tahun Kadin Kota Batam biasanya melaksanakan kegiatan ekonomi. Namun melihat situasi saat ini, kami memilih menggelar sarasehan sebagai forum komunikasi dan klarifikasi organisasi,” ujar James.

Tegaskan Kadin Batam Tetap Satu dan Sah

‎Dalam kesempatan tersebut, James menegaskan bahwa Dewan Pengurus Kadin Kota Batam hasil Musyawarah Kota (Mukota) VII masih sah, aktif, dan berkantor di Graha Kadin Batam. Ia membantah isu yang berkembang seolah-olah terdapat dua kepengurusan Kadin di Kota Batam.

‎“Kami perlu meluruskan informasi ke publik. Kadin Batam tidak ada dua. Pengurus hasil Mukota VII masih aktif bekerja, melayani anggota, dan menjalankan fungsi organisasi sesuai aturan,” tegasnya.

‎James menyebut, pihaknya mengetahui adanya kegiatan musyawarah yang dilakukan oleh sekelompok pihak lain di Planet Holiday pada 5 Desember 2025 tanpa sepengetahuan pengurus Kadin yang sah. Menurutnya, kegiatan tersebut bersifat ilegal karena tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin.

Rujukan Hukum dan Langkah Tegas

 
‎Ia menegaskan, Kadin merupakan organisasi yang diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri, serta Keputusan Presiden dan hasil Munas Kadin 2022, bukan berdasarkan akta notaris.

‎“Kami tidak mempertahankan kepengurusan secara semena-mena. Siapa pun bisa menjadi Ketua Kadin sepanjang mengikuti aturan, AD/ART, dan mekanisme organisasi yang sah,” jelas James.

‎Sebagai bentuk penegakan hukum dan konstitusi organisasi, Kadin Kota Batam telah melaporkan dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK) ke Polda Kepulauan Riau, serta melayangkan somasi kepada Kadin Indonesia dan Kadin Kepri terkait kebijakan dan SK yang dinilai menimbulkan polemik.

‎Ketua Steering Committee (SC) Mukota VIII versi Kadin Kota Batam juga menegaskan bahwa Mukota VIII yang diselenggarakan oleh pihak lain dinyatakan ilegal, karena tidak melibatkan pengurus Kadin Kota Batam yang masih aktif dan sah.

Dukungan Pengurus dan Tokoh Organisasi

‎Sejumlah pengurus dan tokoh Kadin turut menyampaikan sikap dalam sarasehan tersebut, di antaranya Dr. Fandi Iod (Wakil Ketua Kadin sekaligus Ketua Umum APEKNAS Indonesia), Herman Simbolon (Dewan Pengupahan Kota Batam mewakili Kadin), Dwi Eko (Wakil Ketua di LKS Tripartit), Rusmini Simorangkir (Wakil Ketua), Budi Sudarmawan (Wakil Ketua Kadin), serta Suprapto (Wakil Ketua Bidang Transportasi Laut).

‎Rusmini Simorangkir menegaskan bahwa seluruh tahapan musyawarah Kadin, mulai dari Munas, Musprov, hingga Mukota, harus mengacu pada UU dan AD/ART. Ia menyoroti ketentuan dalam lampiran Keppres dan AD/ART yang mengatur batas waktu serta konsekuensi apabila Musprov tidak dilaksanakan.

‎“Jika tidak dilaksanakan sesuai aturan, maka kepengurusan seharusnya diberhentikan, bukan diperpanjang. Kami menjalankan musyawarah sesuai konstitusi organisasi,” ujarnya.

‎Sementara itu, Budi Sudarmawan menegaskan bahwa pengurus hasil Mukota VII taat aturan dan taat konstitusi, serta menolak segala bentuk kepengurusan yang tidak memiliki legitimasi hukum.

‎“Kami berpihak pada konstitusi dan aturan organisasi. Kadin Batam yang sah adalah pengurus hasil Mukota VII,” pungkasnya.

‎Kadin Kota Batam berharap masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami dan menghormati ketentuan hukum yang berlaku, serta tidak terpengaruh oleh kegiatan organisasi yang dinilai bertentangan dengan Undang-Undang dan AD/ART Kadin. (RP)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

9info.co.id | BATAM – Panbil Nature Reserve kembali sukses menggelar Merdeka Trail Run Vol. 02 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang lari lintas alam tersebut menghadirkan tantangan lebih ekstrem dan terjal dibandingkan pelaksanaan perdana pada 2024, terutama pada kategori 20 kilometer (20K).

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Panbil Nature Reserve, Batam. Selain menjadi ajang kompetisi, Merdeka Trail Run juga menjadi bagian dari momentum memperingati kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan peluang lebih besar kepada peserta untuk meraih podium dengan penambahan kategori perlombaan.

“Apabila di tahun 2024 hanya ada dua kategori pemenang yaitu 10K dan 20K, tahun ini kami membuka lebih banyak kategori podium, yaitu 10K Reguler Male dan Female, 10K Master Male dan Female, serta 20K,” ujar Metta Bayu.

Menurutnya, penambahan kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah keikutsertaan peserta senior berusia 75 tahun yang tetap bersemangat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.

“Kami sangat mengapresiasi semangat beliau dalam menyelesaikan track yang kami siapkan,” katanya.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Merdeka Trail Run Vol. 02, termasuk sponsor utama Bank Mandiri dan Bank BRI serta sejumlah sponsor lainnya, di antaranya BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya dan Visalux Eco King.

Catatan Waktu Para Juara

Persaingan berlangsung ketat di sejumlah kategori. Pada kategori 10K Reguler Male, podium pertama berhasil diraih dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.

Sementara pada kategori 10K Reguler Female, peraih podium pertama mencatat waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori 10K Master Male, podium pertama diraih dengan catatan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan kategori 10K Master Female mencatat waktu terbaik 1 jam 17 menit.

Persaingan semakin ketat pada kategori 20K. Podium pertama berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 13 detik, disusul podium kedua dengan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, dan podium ketiga dengan catatan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.

Panitia menetapkan cut-off time (COT) untuk memastikan peserta menyelesaikan lintasan dalam batas waktu yang ditentukan. Peserta kategori 10K diberikan waktu maksimal 3 jam, sedangkan peserta kategori 20K memiliki waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan memperoleh medali.
Jalur Ekstrem Jadi Tantangan

Karakter lintasan yang terjal menjadi salah satu daya tarik utama Merdeka Trail Run Vol. 02. Sejumlah peserta mengaku harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan dan turunan yang tersedia di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta kategori 10K Reguler Male yang enggan disebutkan namanya menyebut lintasan tahun ini sangat menantang.

“Jalurnya ekstrem banget ini. Tanjakannya tidak ada lawan. Cuma di sini bisa menemukan tanjakan dan turunan yang luar biasa. Tapi seru,” ujarnya.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan merasa bangga dapat menyelesaikan lintasan yang disiapkan panitia.

“Saya tidak bisa membayangkan seberapa berat kategori 20K. Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas,” katanya sembari bergurau.

Dorong Gaya Hidup Sehat

Rangkaian Merdeka Trail Run Vol. 02 ditutup dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menambah semarak suasana setelah para peserta menyelesaikan perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan posisi Merdeka Trail Run sebagai salah satu kegiatan olahraga berbasis alam yang menggabungkan tantangan fisik, rekreasi dan semangat kemerdekaan.

Panbil Nature Reserve berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Dengan mengusung semangat “Face Your Fear!”, Merdeka Trail Run Vol. 02 mengajak peserta bukan hanya beradu cepat mencapai garis finis, tetapi juga menghadapi keterbatasan diri dan menaklukkan tantangan alam yang disiapkan di kawasan Panbil Nature Reserve. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain