Anggota Polsek Sekupang lakukan patroli dialogis pada malam hari
9info.co.id – – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Polsek Sekupang Polresta Barelang tak henti-hentinya terus memberikan rasa aman ditengah-tengah masyarakat.
Adapun upaya yang dilakukan yakni dengan melakukan kegiatan Patroli Dialogis malam hari dengan cara menyambangi dan bersilaturahmi dengan masyarakat khususnya yang ada di wilayah hukum Polsek Sekupang, Kota Batam. pada, Minggu (24/7/2022) malam.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan bahwa setiap anggota Polri khususnya yang ada di Polsek Sekupang dalam melaksanakan tugasnya wajib dan harus ikut berperan aktif ditengah-tengah masyarakat.
Dengan begitu lanjutnya, seorang Polisi bisa menjadi konsultan hukum dalam pemecahan permasalahan. Dan, itu semua akan terwujud dengan kehadiran Polri secara langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan sambang dialogis pada saat anggota melaksanakan Patroli di lingkungan masyarakat, maka akan menciptakan rasa aman dilingkungan tempat tinggal masyarakat. Dan, hal ini akan menjadikan Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat semakin di cintai dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ucap Kapolsek Kompol Yudha.
Masih menurut Yudha, kegiatan Patroli Dialogis dengan menyambangi tempat keramaian dan selalu memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dari tindak kejahatan yang saat ini meningkat seperti Curat, Curah maupun Curanmor
Kegiatan Patroli Dialogis tersebut dilakukan selain memberikan himbauan Kamtibmas juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Selain itu, kegiatan itu juga dapat menampung berbagai informasi mengenai situasi kamtibmas yang sedang berkembang ditengah-tengah masyarakat saat ini,” ucap Yudha mengakhiri. (lsm)
Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak
9info.co.id | BATAM – Pengembang Perumahan Oleana Park dari PT Rexvin menunjukkan kepedulian dan empati terhadap keluarga korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya dua anak di kolam yang berada di dekat kawasan Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam.
Perwakilan manajemen pengembang, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Jumat (15/05/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Reevan menjelaskan bahwa lokasi kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi demi keselamatan masyarakat sekitar.
“Lokasi kolam tersebut tidak berada dalam kawasan PL kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.
Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.
Tidak hanya meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.
“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga perumahan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.
Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak
Sementara itu, Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, berharap adanya langkah nyata dari seluruh pihak untuk segera menutup kolam yang dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.
“Kami meminta agar pengembang dapat membantu warga supaya kolam tersebut ditimbun. Kami juga menghormati niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga kami,” ujar Andika.
Peristiwa tenggelamnya dua anak tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat setelah lokasi kolam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan perumahan. (Mat).