Connect with us

9Info.co.id | Batam – Pengurus Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Batam akhirnya sah terbentuk.

Proses pembentukan pengurus dilakukan melalui pemilihan yang demokratis dan transparan yang digelar di PT.INNOX Jl.Martadinata – Sekupang. Minggu (6/08/2023).

Ketua Tim Formatur Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI ) DPC Kota Batam, Ir. Jamartuah Purba mengatakan. Harungguan Purba memiliki visi dan misinya sendiri terutama dalam bidang sosial, politik, budaya, sumber daya manusia, pendidikan dan ekonomi.

“Dengan harapan, Harungguan Purba dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional dan daerah,” harap Jamartuah Purba.

Pada hari ini, atas komitmen dan Musyawarah bersama, Kita telah sukses membentuk Kepengurusan  DPC Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) Untuk Wilayah Kota Batam.

Proses pembentukan pengurus dilakukan melalui pemilihan yang demokratis dan transparan yang digelar di PT.INNOX Jl.Martadinata – Sekupang, Batam, Kepri.

Adapun Kepengurusan DPC Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) Untuk Wilayah Kota Batam, diantaranya .

Ketua Umum  HPSI Kota Batam                  : Berton Purba, ST

Sekretaris Umum.HPSI Kota Batam             : Rahmat A.K. Purba.

Bendahara Umum  HPSI Kota Batam           : Jumpa Rajohi Tondang

 

Foto Bersama Pengurus dan Tim Formatur HPSI DPC Kota Batam

Foto Bersama Pengurus dan Tim Formatur HPSI DPC Kota Batam

 

Untuk Kepengurusan BPH Harungguan Purba Simalungun yang ada di 5 Wilayah, secara otomatis menjadi pengurus harian HPSI kota Batam.

Hal senada disampaikan Ir .Laiden E. Purba sebagai ketua Himpunan Masyarakat Simalungun Indonesia (HMSI) DPC Batam dan Team Formatur penerima Mandat dari HPSI Pusat bahwasanya Harungguan Purba ini,  akan memaksimalkan sosok di dalam diri setiap marga Purba untuk mengisi pembangunan sebagaimana kompetensinya dan terus mengembangkan kemampuannya serta meningkatkan akademisnya .

“Baik itu di bidang politik, eksekutif, legislatif, yudikatif, pengusaha, BUMN, swasta dan lainnya. Lalu satu dengan yang lainnya saling mendukung dan bekerja sama,” ujarnya.

Harungguan Purba, lanjut Laiden , akan tetap mengedepankan filosofi suku Simalungun, “Habonaron do bona” dan “Sapangambei manoktok hitei”.

“Marga Purba, Boru & Panogolan suku Simalungun itu jumlahnya sangat banyak di Batam ini, jadi sudah saatnya marga Purba akan mengambil peran strategis dalam berbagai bidang, guna meningkatkan eksistensi diri,” tandasnya.

Tim Formatur dan Pengurus HPSI Kota Batam

Tim Formatur dan Pengurus HPSI Kota Batam

Lebih lanjut Ketua umum Harungguan Purba simalungun Indonesia, Berton Purba,ST. Menjelaskan, Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) DPC Kota Batam  merupakan tempat berkumpulnya marga Purba, boru, dan panogolan. dan Pada saat ini Di Kota Batam sendiri telah terbentuk 5 wilayah Harungguan Purba Simalungun, diantaranya , Harungguan Purba Wilayah Batam Barat Batuaji -Sagulung, Harungguan Purba Tanjung Piayu, Nongsa, Batam Center Sei Panas dan Harungguan Purba Wilayah Tiban-Sekupang dan sepakat berada dalam satu kesatuan di HPSI Batam.

“Sebagi komitmen bersama, dalam waktu dekat, pengukuhan (Patampei sihilap) pengurus Harungguan Purba Simalungun (HPSI ) DPC Kota Batam nantinya akan dikukuhkan langsung oleh DPP HPSI Pusat atas nama Ketua umum Mangapul Purba.SH. MH bersama jajarannya,” terang Berton. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun

Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun

9info.co.id | BATAM  – Pasca meninggalnya dua orang bocah yang tenggelam saat bermain di sebuah kolam di samping Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, berbagai upaya dilakukan untuk mencari solusi demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.

‎Permasalahan tersebut bahkan menjadi perhatian serius dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam. Dari hasil pembahasan dan koordinasi lintas sektor, penimbunan kolam yang selama ini dikenal warga sebagai “kolam maut” akhirnya direalisasikan.

‎Inisiatif penimbunan kolam tersebut dipelopori oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus mengawal penyelesaian persoalan tersebut bersama Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kepolisian Sektor Sei Beduk, RT/RW, terkhusus Pengembang Perumahan Oleana Park PT Rexvinn.

‎Menurut Jimmi, langkah penimbunan merupakan solusi paling efektif untuk menghilangkan potensi bahaya yang mengancam keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎”Penimbunan kolam ini merupakan solusi terbaik demi keselamatan warga. Kita bersinergi dengan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan seluruh pihak terkait untuk mencari jalan keluar agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Jimmi.

‎Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga Perumahan Oleana Park, Juntak, mengaku lega setelah kolam yang selama ini menjadi kekhawatiran warga akhirnya ditimbun.

‎”Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, serta khususnya Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus memantau dan mengawal hingga terlaksananya penimbunan kolam maut ini,” kata Juntak.

‎Menurutnya, keberadaan kolam tersebut selama ini menimbulkan rasa khawatir bagi warga karena lokasinya yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman. Kekhawatiran itu semakin besar setelah tragedi yang merenggut nyawa dua anak yang tenggelam saat bermain di lokasi tersebut.

‎”Kami sebelumnya sangat khawatir dengan keberadaan kolam ini. Dengan ditimbunnya lokasi tersebut, rasa cemas warga tentu berkurang dan lingkungan menjadi lebih aman,” tambahnya.

‎Hal senada disampaikan warga lainnya, Manurung. Ia menilai penimbunan kolam telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Perumahan Oleana Park.

‎”Kami warga yang berdomisili di Perumahan Oleana Park sudah merasa lebih lega setelah kolam maut ini ditimbun. Ini merupakan langkah yang sangat baik demi keselamatan bersama,” ujarnya.

‎Tidak hanya menyambut baik penimbunan tersebut, warga juga mulai memanfaatkan lahan yang telah diratakan untuk kegiatan positif. Sejumlah warga menanam berbagai tanaman muda sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya penghijauan di kawasan tersebut.

‎”Bahkan di lokasi yang sudah ditimbun ini, kami mulai menanam beberapa tanaman muda. Selain memperindah lingkungan, lahan tersebut juga bisa dimanfaatkan sementara waktu sebelum digunakan oleh pemiliknya sesuai peruntukan,” jelas Manurung.

‎Warga berharap pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan permukiman, sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

‎Penimbunan kolam yang sebelumnya menjadi sorotan publik ini dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga Kota Batam. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain