Connect with us

 

9info.co.id – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MH menemui Presiden International WildLife Museum & Gallery Medan DR H Rahmat Shah di Jalan S. Supratman Medan, Sumatera Utara, terkait rencana Pembangunan Taman Hewan di Simalungun, Jum’at (16/9/2022).

Bupati menjelaskan bahwa Simalungun memiliki potensi Pariwisata yang sangat luar biasa namun saat ini para wisatawan yang hadir tidak pernah berlama-lama hanya menjadikan kota Parapat sebagai transit.

Disampaikan Bupati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melaui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah melakukan beberapa upaya dalam meningkatkan pariwisata di Simalungun khususnya di Danau toba.

“Tujuan kita membangun Taman Hewan di Simalungun sebagai pusat konservasi, edukasi dan tentunya pendidikan yang ramah untuk anak. Jadi kita berkeinginan ketika wisatawan datang ke kota Parapat danau toba akan betah dan berlama lama di sana,”kata Bupati.

Kemudian Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Simalungun memiliki lahan sekitar 500 Hektare untuk mempersiapkan pembangunan taman hewan ini.

“Kami berharap melalui Presiden International WildLife Museum & Gallery Medan DR H Rahmat Shah, bisa membatu dan ikut berkontribusi dalam pembagunan ini,”harap Bupati, sembari menyampaiakn bahwa nantinya juga akan ada beberapa Program pemerintah dalam mengkonservasi satwa yang ada agar Danau Toba tetap Lestari.

Sebelumnya Bupati didampingi petugas museum, berkeling melihat koleksi berbagai jenis satwa di Museum dan Galeri Rahmat Shah.

“Mari masyarakat Sumatera Utara dan khususnya warga Kabupaten Simalungun untuk berkunjung ke Museum, agar bagaimana kita ikut memberikan edukasi kepada anak anak kita dan belajar menyayangi satwa dan menjaga Alam,”kata Bupati ketika berada di Museum dan Galeri Rahmat Shah. (Lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya percepatan serapan anggaran, serta penyelesaian sejumlah persoalan prioritas masyarakat. Arahan tersebut disampaikan Amsakar saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (2/11/2026).

Memasuki November atau bulan ke-11 tahun anggaran 2026, Amsakar meminta seluruh jajaran Pemko Batam dan BP Batam mempercepat realisasi program serta penyerapan anggaran. Ia mengingatkan agar kegiatan yang telah direncanakan tidak menumpuk menjelang penutupan tahun anggaran.

Pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), deputi, dan direktur diminta memantau langsung pelaksanaan program di masing-masing unit kerja. Perhatian serupa juga diberikan kepada perangkat daerah penghasil pendapatan agar mengoptimalkan penerimaan, khususnya dari sektor pajak daerah.

“Kegiatan yang tidak terlaksana dinilai sebagai bentuk pemborosan. Mengingat APBD Perubahan telah disahkan, penyesuaian anggaran sudah tidak memungkinkan lagi. Jika ada kendala pada program kerja, segera laporkan kepada pihak pengawasan atau Inspektorat. Saya akan menjadwalkan pertemuan khusus dengan dinas-dinas penghasil untuk mengecek realisasinya secara langsung,” tegasnya.

Selain persoalan anggaran, Amsakar menyoroti kedisiplinan dan integritas ASN serta pegawai di lingkungan Pemko Batam dan BP Batam.

Ia meminta pimpinan OPD, deputi, dan direktur tidak membiarkan pelanggaran disiplin di lingkungan kerja masing-masing. Pengawasan terhadap kehadiran dan kepatuhan pegawai terhadap jam kerja harus dilakukan secara konsisten.

Amsakar juga mengingatkan agar persoalan kedisiplinan ditangani secara berjenjang oleh setiap pimpinan unit kerja. Dengan demikian, pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Dalam arahannya, Amsakar turut menanggapi berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Ia menegaskan, ada tiga persoalan utama yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama Pemko Batam dan BP Batam, yakni pelayanan air bersih, penanganan banjir, serta pengelolaan sampah.

Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat dan berkesinambungan, mulai dari jajaran pelaksana di lapangan hingga tingkat pimpinan. Sinergi antarkedua institusi juga diperlukan agar setiap persoalan dapat ditangani secara efektif.

Ia turut menekankan pentingnya penyampaian informasi publik yang terarah dan jelas sehingga masyarakat memperoleh informasi yang tepat serta tidak menimbulkan polemik.

Khusus kepada camat dan lurah sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, Amsakar meminta agar mereka selalu tanggap terhadap persoalan warga. Setiap keluhan harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata, bukan sekadar diteruskan tanpa penyelesaian.

“Kalau komunikasi seperti ini sudah terbangun dengan baik, saya yakin permasalahan akan lebih mudah diselesaikan,” ujar Amsakar.

Dalam apel tersebut, Amsakar juga menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun secara simbolis kepada sejumlah pegawai Pemko Batam yang memasuki masa purna tugas.

Atas pengabdian para pegawai tersebut, Amsakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Ia berharap hubungan silaturahmi tetap terjalin meskipun mereka tidak lagi bertugas sebagai aparatur pemerintahan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian serta dedikasi Bapak dan Ibu selama aktif bertugas. Meski telah purna tugas, jangan pernah merasa sebagai orang luar. Bapak dan Ibu sekalian akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemko Batam dan BP Batam. Semoga seluruh ikhtiar yang dicurahkan tidak hanya berkontribusi bagi kemajuan kota, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujar Amsakar. (Hum).

Continue Reading

Berita Lain