Connect with us
Hari Bakti BP Batam ke-52, Komitmen Dalam Menjadikan Batam Kota Baru

Hari Bakti BP Batam ke-52, Komitmen Dalam Menjadikan Batam Kota Baru

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan melaksanakan perayaan puncak Hari Bakti ke-52 Tahun 2023 pada Rabu (26/10/2023).

Ketua Panitia Hari Bakti BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan, pada peringatan puncak, akan dilaksanakan Upacara Hari Bakti.

Dalam pelaksanaan upacara puncak itu, akan pegelaran kilas balik perjalanan BP Batam selama 52 tahun, sejak pimpinan pertama BP Batam yang sebelumnya bernama Otorita Batam, hingga kepemimpinan Muhammad Rudi.

“Dalam upacara itu, kita juga akan melibatkan seluruh Forkopimda,” ujarnya usai memimpin Rapat Hari Bakti BP Batam, Rabu (25/10/2023).

Ia melanjutkan, masih dalam rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-52 juga akan dilaksanakan Investment Award 2023 pada Kamis (27/10/2023) di Hotel Radisson.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para investor yang telah berkontribusi besar bagi realiasi investasi di Batam, membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal Batam, dan memberikan dorongan positif bagi laju pertumbuhan ekonomi Batam.

“Nantinya akan ada beberapa kategori yang akan diberikan kepada investor yang sudah masuk ke Kota Batam. Terutama investor yang telah komit dalam pembangunan Batam menuju Batam kota baru,” jelasnya.

Tidak hanya itu, BP Batam juga melaksanakan kegiatan Family Day. Kegitan ini akan diikuti oleh seluruh keluarga besar BP Batam dan mengundang jajaran Forkopimda.

Ia menjelaskan, Forkopimda selama ini telah memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh BP Batam serta memberikan solusi atas permasalahan yang perlu diputuskan bersama.

“Nantinya akan dilaksanakan apresiasi kepada Forkopimda yang telah membantu BP Batam, terutama dalam melanjalankan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memang dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Baik itu pihak yang ada di Batam maupun di pusat,” jelasnya.

Disamping itu juga, berbagai kegiatan bidang olahraga juga akan mewarnai peringatan Hari Bakti BP Batam ke-52 tahun ini. Kegiatan ini akan diikuti dari jajaran internal BP Batam maupun dari eksternal.

Diantaranya perlombaan sepak bola, futsal, tenis meja, badminton, voly hingga billiar.

“Kemudian juga ada penilaian kinerja dari unit-unit yang ada di BP Batam apakah itu kebersihan hingga kerapian, yang biasa kita lakukan setiap tahunnya,” katanya.

Ia menambahkan, dalam peringatan Hari Bakti BP Batam ke-52 tahun ini, Kepala BP Batam Muhammad Rudi meminta seluruh jajaran di BP Batam untuk terus meningkatkan koordinasi yang sudah berjalan baik selama ini. Harapannya, agar kedepan kebersamaan dengan Forkopimda bisa lebih baik lagi.

“Slogan yang diusung tahun ini adalah “Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru”. Sehingga untuk mencapai itu, dibutuhkan sinergi dari semua pihak,” imbuhnya. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

33 Tim Tortor Batak Masuk Arena Persaingan, Festival Budaya Batam 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta

9info.co.id | BATAM – Sebanyak 33 tim tortor Batak dipastikan ambil bagian dalam Festival Budaya Batak Batam 2026 di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk kemampuan seni tari tradisional, tetapi juga menjadi upaya memperkuat pelestarian adat dan identitas budaya Batak di tengah keberagaman masyarakat.

Babak penyisihan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Tiara Convention Hall Panbil, Batam. Dari total 33 tim peserta, dewan juri akan memilih 10 tim terbaik untuk melaju ke babak final yang dijadwalkan pada 28 November 2026.

Babak final tersebut sekaligus akan dirangkai dengan peresmian Tiara Convention Hall Panbil milik Johannes Kennedy Aritonang.

Festival ini disponsori Yayasan Yonkenedia dengan menyediakan hadiah bernilai ratusan juta rupiah beserta piala bagi para pemenang. Sejumlah kategori yang diperlombakan meliputi tortor Batak dewasa, parsinabung, pertunjukan busana adat Batak, serta tortor anak-anak.

33 Tim Ikuti Technical Meeting

Menjelang pelaksanaan kompetisi, perwakilan dari 33 tim mengikuti pertemuan teknis atau technical meeting pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Johannes Kennedy Aritonang.

Dalam pertemuan itu, Ketua Panitia Mangihut Rajagukguk memberikan pengarahan terkait mekanisme perlombaan. Para koordinator tim juga mengikuti pencabutan nomor undian untuk menentukan urutan penampilan pada babak penyisihan.

Penentuan urutan tampil menjadi salah satu tahapan penting agar setiap peserta memahami alur kompetisi dan dapat mempersiapkan penampilan secara maksimal. Masing-masing tim akan diberi kesempatan menunjukkan keterampilan, kekompakan, serta penghayatan terhadap tortor Batak di hadapan dewan juri.

Empat Aspek Penilaian Jadi Penentu

Persaingan menuju babak final diperkirakan berlangsung ketat. Setiap tim tidak hanya dituntut menampilkan gerakan yang kompak dan tepat, tetapi juga memperlihatkan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tortor Batak.

Penilaian mencakup empat aspek utama. Pertama, wiraga, yakni ketepatan gerakan, kekompakan ant penari, kelenturan, dan kemampuan menjaga kualitas gerakan sepanjang penampilan.

Kedua, wirama, yaitu kesesuaian gerakan dengan tempo, ritme, serta ketukan musik pengiring, termasuk gondang sabangunan apabila digunakan dalam penampilan.

Ketiga, wirasa, yang mencakup ekspresi, penghayatan terhadap makna tortor, serta keselarasan penjiwaan di antara seluruh anggota tim.

Keempat, tata busana dan penampilan, termasuk penggunaan ulos, sortali, serta aksesori tradisional yang sesuai dengan ketentuan dan nilai budaya Batak.

Keempat aspek tersebut menjadi unsur penting dalam mengukur kualitas penampilan peserta, sekaligus memastikan bahwa tortor tidak hanya disajikan sebagai hiburan, tetapi tetap mencerminkan nilai dan karakter budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

10 Tim Terbaik Melaju ke Final

Seluruh 33 tim akan tampil pada babak penyisihan. Setelah penampilan selesai, dewan juri akan memberikan nilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Nilai peserta kemudian diurutkan dari yang tertinggi hingga terendah untuk menentukan 10 tim yang berhak melaju ke babak final pada 28 November 2026.

Dengan mekanisme tersebut, setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Konsistensi gerakan, keselarasan dengan musik, penghayatan, serta ketepatan penggunaan busana adat akan menjadi bagian penting dalam persaingan.

Festival Budaya Batak Batam 2026 diharapkan menjadi ruang bagi para pelaku seni, generasi muda, dan masyarakat Batak di perantauan untuk terus mengenal serta mengembangkan tradisi leluhur.

Lebih dari sekadar kompetisi memperebutkan hadiah, kegiatan ini diharapkan mampu menjaga tortor Batak tetap hidup, dikenal lintas generasi, dan menjadi bagian dari kekayaan budaya yang turut memperkuat keberagaman di Kota Batam. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version