Connect with us

9info.co.id – HARRIS Hotel Batam Center dengan gembira mengumumkan peluncuran beragam hidangan baru yang menggugah selera dalam paket terkenal mereka, Barbq All You Can Eat. Setiap hari Sabtu, mulai pukul 7 malam hingga 10 malam, para tamu dapat menikmati pengalaman makan yang memikat dengan berbagai pilihan lezat. Penambahan menu baru ini meliputi Sei Sapi Asap Brisket yang lezat, Ikan Panggang Andaliman yang menggoda, dan Ayam Panggang Kecombrang yang lezat.

Sei Sapi Asap Brisket adalah hidangan yang sempurna yang menggabungkan daging sapi asap yang lembut dengan berbagai rempah-rempah aromatik. Hasilnya adalah hidangan yang kaya rasa dan penuh cita rasa yang pasti memuaskan bahkan lidah yang paling cerdas. Dengan keharmonisan rasa asap dan kelembutan, Sai Sapi Asap Brisket ini pasti akan menjadi favorit banyak orang.

Bagi para penggemar makanan laut, Ikan Panggang Andaliman adalah hidangan yang wajib dicoba. Hidangan ikan panggang ini menggabungkan kelezatan Andaliman, rempah khas Indonesia yang memiliki rasa jeruk unik, dengan ikan yang dipanggang sempurna sehingga lembut dan juicy. Kombinasi Andaliman yang segar dan ikan berkualitas terjamin memberikan pengalaman makan yang tak terlupakan.

Dengan memadukan cita rasa lokal, Ayam Panggang Kecombrang menampilkan komitmen hotel dalam menyajikan perjalanan kuliner Indonesia yang autentik. Ayam panggang yang lezat ini dimarinasi dengan kecombrang yang harum, juga dikenal sebagai bunga kecombrang, yang memberikan aroma yang khas dan memikat. Ayam yang juicy dipadukan dengan cita rasa eksotis kecombrang menciptakan hidangan yang menghadirkan esensi kuliner Indonesia.

“Kami di HARRIS Hotel Batam Center selalu berusaha meningkatkan pengalaman bersantap para tamu kami,” kata Bapak Harum Hendra Winata, General Manager HARRIS Hotel Batam Center. “Kami sangat senang memperkenalkan penambahan menu baru ini dalam paket Bar BQ All You Can Eat kami, menawarkan kesempatan kepada para tamu kami untuk menikmati berbagai hidangan lezat. Baik Anda pecinta daging, penggemar makanan laut, atau penggemar kuliner Indonesia asli, menu baru kami dirancang untuk memanjakan selera Anda.”

Selain signature ketiga menu tersebut, di paket BAR BQ All You Can Eat juga menawarkan menu steamboat, Ikan Bakar, Sotong dan Udang Bakar, Sosis dan Daging Sapi Bakar dan masih banyak lagi.

Untuk tamu yang senang dengan makanan hangat dan dimasak di tempat, bisa memesan di pojok Mongolian, pilihan menu mie bisa dipilih dengan pelengkap sesuai selera masing-masing.
Kerang tumpah juga menjadi pilihan jika anda ingin mencicipi menu khas Batam yang terkenal dengan menu makanan lautnya.

Para tamu dapat menikmati hidangan baru ini sebagai bagian dari paket Bar BQ All You Can Eat, yang hanya tersedia setiap hari Sabtu mulai pukul 7 malam hingga 10 malam. Paket ini menawarkan pengalaman makan tanpa batas dengan harga Rp198,000per orang atau untuk 2 orang Rp350,000 memungkinkan tamu untuk menikmati berbagai hidangan yang disiapkan oleh tim kuliner berbakat di HARRIS Hotel Batam Center. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

9info.co.id | BATAM – Tragedi meninggalnya dua anak akibat tenggelam di kawasan dekat Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, memicu desakan keras kepada BP Batam untuk segera mengevaluasi alokasi lahan yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

‎Tokoh masyarakat Sei Beduk, Asian Sinaga, meminta BP Batam turun tangan dan mengambil langkah tegas terhadap keberadaan kolam dan area bukit di sekitar perumahan yang selama ini kerap dijadikan tempat bermain anak-anak.

‎Menurut Asian Sinaga, kondisi kolam yang cukup dalam sangat berisiko dan dikhawatirkan kembali memakan korban jiwa apabila tidak segera ditimbun atau diamankan. Senin (25/05/2026).

‎“Lokasi itu sangat berbahaya karena sering dijadikan tempat bermain anak-anak. Kami meminta BP Batam mengevaluasi alokasi lahan tersebut apabila memang tidak dimanfaatkan,” ujar Asian Sinaga.

‎Asian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SDN 08 Kelurahan Duriangkang menegaskan, tragedi ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terlebih salah satu korban diketahui merupakan siswa di sekolah tersebut.

‎“Jangan sampai ada lagi korban berikutnya. Kami berharap pemilik lahan segera menimbun kolam tersebut demi keselamatan warga,” tegasnya.

‎Persoalan itu bahkan telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Batam yang turut dihadiri pihak BP Batam, Camat Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, perwakilan warga, serta pengurus RT dan RW Perumahan Oleana Park.

‎Sementara itu, pihak pengembang Oleana Park melalui perwakilannya, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, telah turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Jumat (15/05/2026).

‎Reevan menjelaskan, kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan lahan milik perusahaan maupun berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎“Lokasi kolam tersebut bukan lahan kami dan tidak berada dalam kawasan PL perusahaan kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Anggota DPRD Kota Batam Jimmy Siburian, untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan meminta izin kepada pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Selain meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga mendatangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta belasungkawa.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

‎Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, juga berharap seluruh pihak segera mengambil langkah nyata demi keselamatan warga, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎“Kami meminta agar kolam tersebut segera ditimbun. Kami juga mengapresiasi niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujarnya.

‎Peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua anak itu kini menjadi perhatian masyarakat Sei Beduk. Warga berharap pemerintah dan pemilik lahan segera mengambil tindakan cepat agar kolam berbahaya tersebut tidak kembali menjadi “jebakan maut” bagi anak-anak di kawasan Tanjung Piayu. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain