Connect with us

9info.co.id – Partai Golkar optimis bisa menjadi partai pemenang pada kontestasi pemilihan legislatif di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Batam, Muhammad Yunus Muda usai mendaftarkan 50 bakal calon legislatif (Bacaleg) ke KPU Batam di Sekupang.

“Partai Golkar optimis menjadi partai pemenang di Pileg tahun 2024 mendatang,” ujar Yunus disambut teriakan bergemuruh dari para kader yang hadir di Kantor KPU Batam, Minggu (14/5/2023).

Menurutnya, menjadi partai pemenang bukanlah isapan jempol semata. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya kandidat-kandidat calon legislatif dari Partai Golkar yang berpotensi untuk meraup suara di daerah pemilihan (dapil) nya masing-masing.

Terlebih, banyaknya anak-anak muda atau kaum millenial yang memilih untuk bergabung menjadi kader muda Partai Golkar, tentunya akan menjadi semangat baru.

Dalam kesempatan itu, Yunus juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader yang dengan semangat menemani tahapan demi tahapan pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh kader yang telah hadir. Apalagi, sampai membawa kesenian tradisional dari daerahnya masing-masing. Sungguh sangat luar biasa,” imbuhnya.

Lanjutnya, setelah melewati tahapan ini diharapkan seluruh Bacaleg Partai Golkar agar turun ke dapilnya masing-masing, guna untuk mensosialisasikan program-program kerja Partai Golkar untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam pendaftaran bakal calon legislati (Bacaleg) ke KPU Batam, ditampilkan juga beragam kesenian tradisional dari nusantara diantaranya, kesenian Gamelan dari Jawa, Tari Tor-Tor dari Batak dan Tarian Gong Waning dari Flores Timur, NTT. (Int)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

TITIK BANJIR

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons masukan Komisi VI DPR terkait penanganan banjir dan genangan air di Kota Batam.

Hanya sehari setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Rabu (17/6/2026), BP Batam langsung menerjunkan tim untuk mengecek 11 titik rawan banjir di wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dan Direktur Pembangunan Infrastruktur, Wulung Wardhana beserta jajaran.

Guna menyelaraskan langkah, BP Batam juga menggandeng Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, serta para camat setempat.

Sebelas lokasi yang ditinjau mencakup sejumlah kawasan strategis, antara lain Orchard Park di Batam Kota, Kampung Jabi, SDN 010 Nongsa, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, hingga area depan Panbil Industrial Estate yang belakangan kerap tergenang saat hujan deras.

Langkah ini diambil setelah Anggota Komisi VI DPR Sturman Panjaitan menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas drainase dalam RDP sehari sebelumnya.

Sturman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam yang pesat harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pengendali banjir yang mumpuni.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menegaskan, verifikasi faktual di lapangan ini sangat krusial untuk memetakan akar masalah secara akurat sebelum merumuskan solusi teknis.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan karena setiap lokasi memiliki karakteristik persoalan yang berbeda. Penanganannya harus terukur, tepat sasaran, dan terkoordinasi,” ujar Mouris.

Ia menambahkan, respons cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Keduanya menekankan agar setiap aspirasi publik maupun legislatif segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, selalu menegaskan bahwa persoalan masyarakat tidak boleh berhenti pada pembahasan di ruang rapat. Setiap masukan, termasuk yang disampaikan DPR RI, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata dan solusi di lapangan,” tegas Mouris.

Melalui peninjauan bersama Pemerintah Kota Batam ini, skema penanganan di setiap titik mulai disusun.

Rencana kerja tersebut meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, evaluasi pola aliran, hingga kolaborasi teknis lintas sektoral demi mewujudkan infrastruktur Batam yang andal dan berkelanjutan. (RUD)

 

Continue Reading

Berita Lain