Connect with us

9Info.co.id – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, turut menghadiri rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke-77, Minggu (25/6/2023).

Berlangsung di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Rudi hadir bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam berkesempatan untuk mengunjungi sejumlah bazar UMKM yang ikut memeriahkan acara.

Tidak hanya itu, ia juga diminta untuk menyerahkan hadiah berupa piala, medali, dan uang pembinaan kepada pemenang Fun Run kategori anak berkebutuhan khusus (Difabel). Mulai dari Tuna Grahita, Tuna Rungu, Tuna Netra, dan lainnya.

“Semoga Polri terus berjaya dan mampu menjalankan perannya dengan maksimal,” ujar Rudi usai acara.

Selain itu, Rudi mengatakan bahwa HUT Bhayangkara tahun ini sekaligus menjadi momentum bagi Forkopimda yang hadir untuk menjalin sinergi dalam mengawal kemajuan Kota Batam ke depan.

“Mari bersama kita mengawal pembangunan untuk kemajuan Kota Batam. Saat ini, saya sedang membenahi Batam agar pertumbuhan ekonominya terus meningkat,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perkuat SDM Industri Salon, Pelatihan “Make Your Personal Brand Matter” Tekankan Personal Branding dan Service Excellent

Perkuat SDM Industri Salon, Pelatihan “Make Your Personal Brand Matter” Tekankan Personal Branding dan Service Excellent

9info.co.id | BATAM – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus menjadi fokus utama dalam industri layanan, khususnya sektor salon.

Melalui pelatihan bertajuk “Make Your Personal Brand Matter”, para pelaku industri salon diajak memahami pentingnya personal branding dan pelayanan prima (service excellent) dalam membangun kepercayaan pelanggan.

‎Penggagas kegiatan, Alfredo Sihombing, menegaskan bahwa personal branding kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama di industri layanan. Menurutnya, kualitas individu karyawan menjadi representasi langsung dari sebuah brand di mata konsumen.

‎“Personal branding bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan, terutama di industri layanan, di mana kualitas diri karyawan adalah wajah utama sebuah brand,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, kekuatan bisnis saat ini tidak hanya bertumpu pada produk semata, tetapi juga pada bagaimana setiap individu di dalamnya mampu membangun citra diri yang positif dan memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan.

Perkuat SDM Industri Salon, Pelatihan “Make Your Personal Brand Matter” Tekankan Personal Branding dan Service Excellent

Penggagas kegiatan, Alfredo Sihombing, menegaskan bahwa personal branding kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama di industri layanan.

‎“Ketika karyawan memiliki personal branding yang kuat dan memahami service excellent, maka kepercayaan pelanggan akan terbentuk secara alami,” jelas Alfredo.

‎Pelatihan ini dirancang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga praktik langsung terkait pelayanan yang berorientasi pada kenyamanan pelanggan. Mulai dari sikap, cara berkomunikasi, hingga perhatian pada detail pengalaman pelanggan menjadi poin penting yang ditekankan.

‎Hal ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan loyalitas konsumen sekaligus memperkuat identitas brand secara menyeluruh di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

‎Sementara itu, Lia selaku Owner Nuria Salon menyampaikan bahwa program pelatihan seperti ini telah menjadi agenda rutin dalam pengembangan SDM di tempat usahanya.

‎“Program seperti ini sudah menjadi program tahunan bagi kami. Ketika karyawan memiliki personal branding yang kuat dan memahami service excellent, maka kepercayaan pelanggan akan terbentuk secara alami,” ungkapnya.

 

Lia selaku Owner Nuria Salon menyampaikan bahwa program pelatihan seperti ini telah menjadi agenda rutin dalam pengembangan SDM di tempat usahanya.

Lia Owner Nuria Salon menyampaikan bahwa program pelatihan seperti ini telah menjadi agenda rutin dalam pengembangan SDM di tempat usahanya.


‎Ia berharap, melalui kegiatan ini, setiap karyawan tidak hanya bekerja sebagai tenaga operasional, tetapi juga mampu menjadi representasi brand yang memberikan nilai dan kesan positif bagi pelanggan.

‎Di sisi lain, salah satu peserta pelatihan, Butet, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi para pekerja salon.

‎“Pelatihan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan skill dan cara melayani pelanggan dengan lebih profesional,” katanya.

‎Melalui pelatihan ini, diharapkan industri salon dapat terus berkembang dengan SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter, citra diri, dan kemampuan pelayanan yang unggul di era digital.(Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain