Connect with us

9inf0.co.id – Ketua DPC Partai Gerindra Batam Nyanyang Harris Pratamura yang sekaligus menjabat sebagai Anggota DPRD Kepri melakukan kegiatan gotong royong bersama warga Kecamatan Bengkong Kelurahan Sadai RT 04, RW 05 Kota Batam, Minggu (07/05/2023)

Tak hanya Nyanyang, dua Caleg dari Gerindra untuk DPRD Kepri Aryanto dan caleg DPRD Batam yang juga tokoh masyarakat setempat Setia Putra Tarigan ST juga ikut andil dalam kegiatan tersebut

“Demi kenyamanan warga dan kita semua, kegiatan gotong royong ini kita lakukan kalau bukan kita yang menjaga lingkungan lalu siapa lagi,” Kata Ketua DPC Partai Gerindra Batam Nyanyang Harris Pratamura

Menurut Nyanyang, kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk membersihkan lingkungan seperti membuang sampah, memotong rumput, dan membersihan parit atau selokan.

“Kegiatan ini selain untuk bersilahturahmi juga bertujuan untuk menampung aspirasi warga masyarakat dan selanjutnya akan Ia perjuangkan di DPRD Kepri

“Anggota Dewan itu harus bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapilnya,” ujarnya.

Di sisi lain, tampak terlihat antusias dari warga yang ikut dalam kegiatan gotong royong tersebut. Warga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, karna selain bisa membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga bisa memupuk kekompakan masyarakat. (Hum)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain