Connect with us

9info.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (4/5/2023) menerima bukti persaratan pendaftaran bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ir. Tengku M Nurhafidz. Setelah seluruh kelengkapan persaratan diperiksa Sekretariat KPU DKI Jakarta, secara resmi Komisioner, Nurdin menyerahkan bukti tanda terima pendaftaran di Kantor KPU Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Tengku Nurhafidz menjadi orang ke empat, sejak KPU Provinsi DKI Jakarta membuka waktu pendaftaran tanggal 3 Mei 2023. Sedangkan kesempatan pendaftaran yang diberikan, sampai dengan tanggal 14 Mei 2023 untuk melayani 26 orang bakal calon anggota DPD RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan faktual persaratan.

Di antara berkas bukti persaratan yang harus diserahkan, selain ijazah sekolah menengah sampai perguruan tinggi, juga surat keterangan sehat jasmani rohani dan bebas narkoba; dan surat keterangan dari Pengadilan Negeri tidak pernah diperiksa perkara pidana.

Sedangkan tahapan setelah KPU menutup pendaftaran pada 14 Mei 2023, akan dilakukan verifikasi seluruh bukti persaratan, sebelum masuk tahap penyusunan daftar calon sementara (DCS) pada 29 Agustus sd. 11 September 2023. Sesuai ketentuan, jumlah anggota DPD RI setiap provinsi, hanya empat orang yang akan dipilih dalam Pemilihan Umum 14 Februari 2024.

Ir. Tengku Nurhafidz saat pendaftaran didampingi Ny.Yuliana Fitriasari istrinya, juga ikut mengantar Tim Sukses, Slamet N Riyadi, Djoko Kuntjahjo, Habib Khalid Karim dan Laras Susiyanto. Sejumlah orang beratribut busana pencak silat juga ikut mengiringi kehadiran calon Senator DKI Jakarta ini.

Kepada pers Tengku Nurhafidz mengungkapkan ikut kontestasi perebutan kursi DPD RI, didasari niat untuk lebih menguatkan fungsi lembaga perwakilan daerah yang terkesan masih kurang optimal bahkan boleh disebut dikerdilkan. “Padahal anggota DPD seharusnya menjadi salah satu pihak yang bisa lebih berperan, melakukan tugas pengawasan terhadap pemerintah daerah, maupun menyuarakan tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah.”

Lolos Tahap Awal

Tengku Nurhafidz lolos tahapan awal menjadi calon senator, setelah
menyerahkan bukti dukungan dari 3.921 warga DKI Jakarta yang berasal dari empat wilayah kota administratif, yakni Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Penyerahan bukti pernyataan dukungan menjadi awal proses pendaftaran pada 23 Desember 2022 lalu.

Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sunardi menyatakan, dukungan minimal bagi setiap bakal calon Anggota DPD RI daerah pemilihan DKI Jakarta sebesar 3.000 orang. “Jika pada hari Jumat yang merupakan hari baik ini, Pak Tengku bisa menyerahkan pernyataan dukungan hampir empat ribu, berarti sudah melebihi persaratan,” katanya saat itu

Nurhafidz kelahiran Medan 28 Maret 1972 adalah sarjana tehnik alumni Institut Teknologi Indonesia (ITI) Jakarta tahun 1995.

Saat ini anak kedua dari empat bersaudara pasangan DR H Tengku Suheimi Harun, SKM dan Hj Siti Saodah Nasution, juga menjabat ketua dua koperasi berbasis pertanian.

Ayah dari seorang anak ini mendapat dukungan mencalonkan diri menjadi senator dapil DKI Jakarta, selain diniatkan untuk pengabdian, juga agar bisa lebih meningkatkan gerakan sosial yang sudah dilakukan bersama komunitas, sejak masa pandemi Covid-19 tahun 2021. Gerakan sosial tersebut berupa aksi penyaluran sembako, pelayanan kesehatan sampai rutin melaksanakan Jumat Berkah, yakni pembagian makan siang gratis setelah Sholat Jumat, yang dilakukan bergilir di masjid-masjid, termasuk penyaluran nasi kotak untuk berbuka setiap puasa Ramadhan. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

TITIK BANJIR

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons masukan Komisi VI DPR terkait penanganan banjir dan genangan air di Kota Batam.

Hanya sehari setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Rabu (17/6/2026), BP Batam langsung menerjunkan tim untuk mengecek 11 titik rawan banjir di wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dan Direktur Pembangunan Infrastruktur, Wulung Wardhana beserta jajaran.

Guna menyelaraskan langkah, BP Batam juga menggandeng Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, serta para camat setempat.

Sebelas lokasi yang ditinjau mencakup sejumlah kawasan strategis, antara lain Orchard Park di Batam Kota, Kampung Jabi, SDN 010 Nongsa, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, hingga area depan Panbil Industrial Estate yang belakangan kerap tergenang saat hujan deras.

Langkah ini diambil setelah Anggota Komisi VI DPR Sturman Panjaitan menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas drainase dalam RDP sehari sebelumnya.

Sturman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam yang pesat harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pengendali banjir yang mumpuni.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menegaskan, verifikasi faktual di lapangan ini sangat krusial untuk memetakan akar masalah secara akurat sebelum merumuskan solusi teknis.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan karena setiap lokasi memiliki karakteristik persoalan yang berbeda. Penanganannya harus terukur, tepat sasaran, dan terkoordinasi,” ujar Mouris.

Ia menambahkan, respons cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Keduanya menekankan agar setiap aspirasi publik maupun legislatif segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, selalu menegaskan bahwa persoalan masyarakat tidak boleh berhenti pada pembahasan di ruang rapat. Setiap masukan, termasuk yang disampaikan DPR RI, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata dan solusi di lapangan,” tegas Mouris.

Melalui peninjauan bersama Pemerintah Kota Batam ini, skema penanganan di setiap titik mulai disusun.

Rencana kerja tersebut meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, evaluasi pola aliran, hingga kolaborasi teknis lintas sektoral demi mewujudkan infrastruktur Batam yang andal dan berkelanjutan. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain