Connect with us

9info.co.id – Setelah dinyatakan bebas selama tiga decade lamanya, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Foot and Mouth Desease muncul Kembali di Indonesia dan telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai wabah di Provinsi Jawa Timur dan Aceh, serta ditemukan gejala terindikasi PMK di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang.

Akibat munculnya Kembali PMK terhadap hewan ternak tersebut, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH, MH mengeluarkan himbauan No. 524/9003/9.4/2022 tentang Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dalam himbauan tersebut Bupati Simalungun meminta kepada masyarakat dan stakeholder peternak untuk tidak panik, karena PMK tidak bersifat zoonosis (tidak menularkan pada manusia) dan ternak yang terjangkit masih b isa dikomsumsi.

Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Simalungun bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) sudah menyiapkan Langkah strategis mengantisipasi penularan dan pencegahan PMK di Simalungun.

Selanjutnya, dalam himbauan tersebut Bupati juga meminta kepada camat, lurah dan pengulu nagori untuk melarang masuknya hewan ternak berkaki belah seperti sapi, kerbau, domba, kambing dan babi ke wilayah masing-masing dari kabupaten/kota lain, serta membatasi pengeluaran ternak dari Kabupaten Simalungun ke kabupaten/kota lain.

Kemudian dalam himbauan itu diminta kepada kepada camat, lurah dan pengulu nagori agar segera melaporkan jika ada ternak yang terindikasi gejala PMK ke Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Simalungun.

Dalam rangka antisipasi penyebaran MPK, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Simalungun mengeluarkan Standart Operasional Prosedur (SOP) Penerbitan Surat Keterangaqn Kesehatan Hewan (SKKH) antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan Nomor: 524/309.1/9.4/2022. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Pastikan Pelayanan Suplai Air Bersih Tetap Optimal Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

BP Batam Pastikan Pelayanan Suplai Air Bersih Tetap Optimal Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

9info.co.id | BATAM – Menanggapi keluhan masyarakat soal kondisi air bersih yang terlihat keruh dan bercampur endapan lumpur di sebagian wilayah pelayanan area Tiban, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan dampak sementara dari pengoperasian kembali jaringan distribusi pasca pekerjaan interkoneksi pipa transmisi Ladi berkapasitas 50 liter per detik (lps).

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa tindak lanjut dari kondisi tersebut, pihak ABHi akan melaksanakan flushing atau penggelontoran jaringan secara bertahap pada area-area yang terdampak guna mempercepat proses pembersihan endapan dalam pipa distribusi.

Selain itu, lanjut Tuty, pihaknya juga mengimbau agar pelanggan yang terdampak dapat melakukan flushing (menguras saluran sistem air) secara mandiri dengan membuka keran air selama beberapa saat hingga aliran air kembali jernih sebelum digunakan atau ditampung untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang pelanggan rasakan akibat kondisi ini dan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem penyediaan air bersih bagi pelanggan,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Rabu (3/6/2026).

Ia menyampaikan, SPAM bersama ABHi telah menurunkan tim untuk memantau kondisi jaringan di lapangan guna memastikan layanan air bersih kembali normal dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Di samping itu, BP Batam juga akan meningkatkan penyampaian informasi kepada pelanggan agar proses pemulihan layanan dapat dipahami lebih baik dan tidak menimbulkan kekhawatiran.

“Kami turut mengucapkan terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Pada prinsipnya, BP Batam bersama ABHi berkomitmen untuk memaksimalkan suplai air bersih bagi pelanggan,” pesannya. (DN)

 

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain