Connect with us
Niko Nixon Situmorang Tegaskan Dugaan Penipuan Terhadap Gordon Silalahi Tidak Penuhi Unsur Pidana

Niko Nixon Situmorang Tegaskan Dugaan Penipuan Terhadap Gordon Silalahi Tidak Penuhi Unsur Pidana

More Videos

9info.co.id | BATAM – Gordon Silalahi yang kini menjadi tahanan kejaksaan memberikan klarifikasi tertulis melalui kuasa hukumnya Niko Nixon Situmorang atas laporan yang dilayangkan oleh Ikhwan Nasution terkait dugaan penipuan dan penggelapan dalam pengurusan pemasangan jaringan air di kawasan industri PT Nusa Cipta Propertindo, Muka Kuning, Batam.

Dalam penjelasan tertulis yang disampaikannya, Gordon menegaskan beberapa poin penting. Pertama, ia mengaku tidak pernah menawarkan pekerjaan kepada Ikhwan. Kedua, pengurusan yang dilakukannya berdasarkan permintaan langsung dari Ikhwan secara lisan.

“Saya bukan biro jasa. Uang Rp20 juta yang saya terima adalah jasa pengurusan yang sudah saya kerjakan selama enam bulan,” jelas Gordon.

Menurut Gordon, pada 13 September 2022 malam, Ikhwan menghubunginya untuk membantu pengurusan pemasangan air di kawasan industri PT Nusa Cipta Propertindo. Keesokan harinya mereka bertemu di PT Moya/BP Batam dan diarahkan untuk mengurus ke Kantor KPP Batu Aji. Karena dokumen perusahaan tidak lengkap, Ikhwan diminta melengkapi berkas terlebih dahulu.

Setelah berkas lengkap, permohonan resmi diajukan. Gordon mengaku terus menindaklanjuti proses itu, bahkan mempertemukan Ikhwan dengan pejabat SPAM BP Batam untuk menjelaskan kondisi yang saat itu terkendala masa transisi dari ATB ke PT Moya.

Dalam perjalanannya, Gordon mengaku selalu memberikan informasi perkembangan kepada Ikhwan, termasuk soal keluarnya faktur pembayaran sebesar Rp335 juta dari PT Moya/SPAM BP Batam. Namun, Ikhwan sempat meminta agar nilai tersebut dikurangi menjadi Rp300 juta, tetapi pihak PT Moya menolak.

Terkait jasa, Gordon menyebut awalnya disepakati Rp30 juta apabila faktur keluar. Namun, setelah perusahaan membayar biaya pemasangan ke PT Moya, Gordon hanya menerima Rp20 juta yang ditransfer oleh Ikhwan. “Saya heran kenapa hanya Rp20 juta, padahal komitmen awal Rp30 juta. Saat saya tanya, Ikhwan menjawab itu uang jasa Gordon dan tim,” ujar Gordon melalui klarifikasi tertulisnya.

Bahkan, kata Gordon, Ikhwan sempat meminta bagian dari Rp20 juta tersebut. Permintaan itu ditolak karena ia merasa telah bekerja penuh mengurus proses selama berbulan-bulan.

Belakangan, Ikhwan meminta uang jasa itu dikembalikan dengan alasan pemasangan air belum terealisasi. Karena ditolak, Gordon akhirnya dilaporkan ke kepolisian. Ia mengaku sudah memberikan keterangan di Polsek Batu Ampar hingga ke Polresta Barelang.

Dari hasil klarifikasi di Polsek Batu Ampar, penyidik menyatakan tidak ditemukan unsur pidana terkait pasal 372 dan 378 KUHP. Meski begitu, laporan kembali dilayangkan ke tingkat Polresta Barelang, dan Gordon kembali diminta memberi keterangan.

“Intinya, saya sudah bekerja sesuai permintaan Ikhwan. Faktur resmi pemasangan air sudah keluar. Kalau soal realisasi fisik jaringan, itu wewenang PT Moya sebagai pengelola SPAM Batam, bukan tanggung jawab saya,” tegas Gordon.

Sementara itu, kuasa hukum Gordon, Niko Nixon Situmorang menilai laporan yang diarahkan kepada kliennya terlalu dipaksakan. Menurutnya, persoalan ini lebih tepat masuk ranah keperdataan, bukan pidana.

“Dari bukti-bukti yang kami pelajari, ini jelas masalah jasa pekerjaan. Gordon sudah bekerja selama tujuh bulan, bolak-balik mengurus sampai keluar faktur resmi. Masa jasa Rp20 juta itu dianggap pidana? Itu murni ongkos kerja dan jasa pengurusan. Jadi, di mana salahnya?” kata Nixon, Rabu (20/08/2025).

Ia menambahkan, pelaporan ke polisi atas persoalan jasa seperti ini justru berpotensi menjadikan aparat penegak hukum sebagai alat untuk memuaskan kepentingan pribadi.

“Jangan sampai kepolisian dan kejaksaan diperalat demi hasrat pihak tertentu. Hukum harusnya menegakkan keadilan, bukan jadi alat tekanan,” tegasnya.

Menurutnya, secara hukum pidana tidak ada unsur penipuan maupun penggelapan dalam kasus ini. Hal itu diperkuat dengan hasil pemeriksaan di Polsek Batu Ampar yang sudah menegaskan tidak terpenuhi unsur pasal 372 dan 378 KUHP. “Kalau pun ada yang merasa dirugikan terkait nominal jasa, jalurnya adalah gugatan perdata, bukan laporan pidana,” jelasnya.Ia juga menyoroti sikap pelapor yang terkesan ingin menekan kliennya dengan berbagai cara. Ia menilai pola ini rawan menjadi bentuk kriminalisasi.

“Kita bisa lihat, ketika di Polsek tidak terbukti, laporan kembali dibuat ke Polresta. Ini menunjukkan ada indikasi memaksa perkara perdata diubah jadi pidana, padahal jelas sekali konteksnya adalah hubungan kerja,” ujarnya.

Lebih jauh, Nixon meminta aparat penegak hukum tetap profesional dan tidak terpengaruh tekanan pihak mana pun. Ia menegaskan pihaknya siap membuka seluruh bukti komunikasi, transfer, hingga kronologis detail untuk menunjukkan bahwa kliennya bekerja sesuai kesepakatan.

“Kami siap membuka semua bukti chat, bukti transfer, hingga dokumen pendukung. Semua itu membuktikan Gordon tidak melakukan tindak pidana. Justru ia yang dirugikan karena hak jasanya tidak dibayar penuh,” pungkas Nixon.(Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Gelegar Hadiah Panbil Mall Dimulai, Ada Motor Listrik, Smart TV hingga Smartphone

9info.co.id | BATAM  – Kabar menarik bagi masyarakat Batam yang gemar berbelanja, kulineran maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Menyambut akhir tahun 2026, Panbil Mall menghadirkan program “Gelegar Hadiah Panbil Mall” dengan total hadiah mencapai Rp80 juta.

Program yang berlangsung sepanjang Oktober hingga Desember 2026 ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk membawa pulang berbagai hadiah menarik. Yang paling menggiurkan, tersedia 2 unit motor listrik sebagai hadiah utama.

Tak hanya itu, Panbil Mall juga menyiapkan 3 Smart TV, 5 smartphone terbaru, serta berbagai hadiah elektronik dan voucher belanja, seperti blender, rice cooker, setrika, kipas angin dan voucher belanja.

Belanja Minimal Rp100 Ribu, Langsung Dapat Kupon

General Manager Panbil Mall, Helmi, mengatakan mekanisme program ini dibuat sederhana agar mudah diikuti masyarakat.

Pelanggan cukup berbelanja minimal Rp100.000 dan akan mendapatkan kupon undian. Kupon tersebut kemudian diisi dan dimasukkan ke kotak undian yang tersedia di Meja Informasi Panbil Mall.

Namun, pelanggan juga bisa mengumpulkan kupon lebih banyak melalui sejumlah program khusus.

Berikut cara mendapatkan kupon tambahan:
* After Work pukul 17.00–21.00: mendapatkan 2x kupon.
* Tenant tertentu, seperti Fashion, Shoes & Accessories: mendapatkan 2x kupon.
* Cinema XXI & Playground: mendapatkan 3x kupon.
* Photo Booth + Follow Instagram @panbilmall.official + Tag 5 teman: mendapatkan tambahan 5 kupon.

“Semakin banyak kupon yang dikumpulkan, semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah,” ujar Helmi.

Catat Tanggal Pengundiannya

Bagi pelanggan yang sudah mengumpulkan kupon, jangan sampai melewatkan jadwal pengundian.

Pengundian akan dilaksanakan pada:
25 Oktober 2026
25 November 2026
20 Desember 2026

Sementara untuk Grand Prize akan dilaksanakan pada: 5 Januari 2027.

Program ini terbuka bagi masyarakat umum, termasuk karyawan kawasan industri Panbil dan Batamindo, keluarga maupun komunitas di Kota Batam.

Panbil Mall Genap 24 Tahun

Program Gelegar Hadiah juga menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Panbil Mall yang memasuki usia 24 tahun pada 2026.

Panbil Mall terus memperkuat konsep “After Work & Family Destination”, dengan menghadirkan berbagai pilihan bagi masyarakat untuk berbelanja, menikmati kuliner, mencari hiburan hingga berkumpul bersama keluarga.

Berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Panbil Mall menghadirkan berbagai tenant dan destinasi, di antaranya Ramayana, Cinema XXI, Mr. DIY, Sushi Rio, Paparons Pizza, KFC, Richeese, Foodstreet dan Bomber Gym, serta sejumlah tenant lainnya.

Helmi mengatakan, Panbil Mall ingin terus menjadi salah satu pilihan masyarakat Batam, khususnya untuk menghabiskan waktu setelah bekerja maupun bersama keluarga.

“Kami ingin Panbil Mall menjadi tempat pilihan masyarakat Batam untuk menghabiskan waktu setelah bekerja maupun bersama keluarga. Melalui Gelegar Hadiah ini, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus menghadirkan pengalaman akhir tahun yang lebih seru bagi pelanggan,” kata Helmi.

Jadi, bagi masyarakat Batam yang ingin berbelanja sekaligus berburu hadiah, program Gelegar Hadiah Panbil Mall 2026 bisa menjadi salah satu promo yang menarik untuk diikuti. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version