Connect with us

9info.co.id | BATAM – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2025, Polda Kepri melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) bekerja sama dengan Jasa Raharja menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis kepada para pengemudi taksi yang beroperasi di Bandara Hang Nadim, Kota Batam pada hari Kamis, 13 Februari 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kepri, Kompol Ida Mardiana Qadirun, S.Sos., M.H., yang juga menjabat sebagai Kasatgas 1 Preemtif. Turut hadir dalam acara tersebut, PJ. Pelayanan dan Humas Jasa Raharja Irfan Ardiyansah, Ps. Kasat PJR Ditlantas Polda Kepri yang juga menjabat sebagai Kasatgas 2 Preventif Kompol Syamsurizal A, Paur Subbaganev Bagbinopnal Ditlantas Polda Kepri AKP Sugito, serta Ps. Kasubagrenmin Ditlantas Polda Kepri yang menjabat sebagai Kasatgas 4 Banops AKP Zuraida.

Dalam sambutannya, Ps. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kepri, Kompol Ida Mardiana Qadirun, S.Sos., M.H., menekankan pentingnya menjaga kesehatan pengemudi demi mendukung keselamatan berkendara. “Pengemudi yang sehat akan lebih siap dalam menjalankan tugas mereka serta mampu mengurangi risiko kecelakaan di jalan,” ujar Kompol Ida Mardiana.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan umum lainnya. Selain itu, para pengemudi taksi juga diberikan obat-obatan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima selama bertugas. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengemudi semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan demi keselamatan di jalan serta mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Kepri.

“Kegiatan ini bukan hanya dilakukan di Bandara Hang Nadim, tetapi juga akan dilaksanakan di beberapa titik lainnya, seperti kawasan Pelabuhan Domestik Punggur dan lokasi-lokasi strategis lainnya. Polda Kepri bersama Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam rangka mendukung keselamatan lalu lintas,” tambah Kompol Ida Mardiana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan sinergi antara aparat kepolisian, pengemudi, dan masyarakat dalam menjaga kelancaran serta keselamatan berlalu lintas di Batam dan sekitarnya.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menambahkan bahwa tujuan dari Operasi Keselamatan Seligi 2025 adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan, tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengedukasi pengemudi mengenai keselamatan, serta menegakkan disiplin berlalu lintas dengan mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, operasi ini juga berfokus pada pemeriksaan kesehatan pengemudi untuk memastikan mereka dalam kondisi prima saat berkendara.

Melalui operasi ini, diharapkan tercipta suasana berkendara yang aman dan tertib di seluruh wilayah, terutama menjelang musim liburan atau aktivitas puncak lainnya. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan pemantauan terhadap kondisi seluruh waduk, khususnya Waduk Nongsa yang mengalami penurunan Tinggi Muka Air (TMA).

Berdasarkan pemantauan, TMA Waduk Nongsa berada pada level 5,96 meter. Kondisi ini mendorong BP Batam dan PT ABH melakukan pengaturan pengambilan air baku untuk menjaga ketahanan cadangan air yang tersedia di tengah fenomena El Nino.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memahami keresahan warga Nongsa akibat kondisi tersebut. Ia pun telah menginstruksikan tim untuk turun langsung ke area sekitar waduk guna menindaklanjuti keresahan masyarakat.

“Kami terus memantau kondisi waduk setiap hari. Pengaturan produksi juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar cadangan air baku dapat bertahan lebih lama, terutama selama kondisi cuaca masih minim hujan. Pada prinsipnya, kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama kami,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Ia menegaskan bahwa tim BP Batam bersama PT ABH juga telah melakukan suplai air bersih melalui mobil tangki sebagai langkah antisipatif sementara. Terutama bagi wilayah yang alirannya belum terpenuhi secara maksimal.

Di samping itu, solusi lain terhadap permasalahan ini juga telah dilakukan. Salah satunya dengan penguatan suplai ke wilayah Nongsa. Setelah dilakukan pengoperasian sistem pendukung tersebut, aliran suplai ke masyarakat perlahan akan kembali optimal.

Berdasarkan laporan tim, Amsakar menjelaskan bahwa produksi air bersih di Batam secara keseluruhan saat ini masih di atas kebutuhan rata-rata.

Dengan tingkat kehilangan air sekitar 16 persen, volume air yang efektif masuk ke sistem distribusi mencapai sekitar 3.780 Lps. Angka tersebut masih berada di atas kebutuhan rata-rata masyarakat yang mencapai sekitar 3.700 Lps. Dengan demikian, sistem saat ini masih memiliki margin sekitar 80 Lps di atas kebutuhan rata-rata.

Meski demikian, lanjutnya, BP Batam terus memberikan perhatian khusus terhadap wilayah yang sumber air bakunya berasal dari waduk dengan kondisi TMA yang terus dipantau, terutama Nongsa dan Sei Harapan.

“Penurunan tampungan air baku memang terjadi seiring rendahnya intensitas hujan. Kondisi tersebut akan terus kami evaluasi dan sejumlah skenario antisipasi juga telah disiapkan agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya lagi.

Siapkan Sejumlah Skenario Antisipasi

Untuk menghadapi kemungkinan berlanjutnya kondisi minim hujan, BP Batam juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya melalui koordinasi tambahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu meningkatkan potensi hujan di kawasan tangkapan air dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 50 liter per detik (lps) di Sei Ladi untuk menambah daya dorong dan kontinuitas pasokan air.

BP Batam juga mengkaji pemanfaatan sejumlah embung sebagai sumber alternatif. Beberapa opsi yang disiapkan antara lain memompa air dari embung untuk membantu mengisi waduk terdekat atau membangun fasilitas pengolahan air baru di sekitar embung sehingga air dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem distribusi.

Skenario pengaturan suplai secara bergilir juga menjadi bagian dari opsi yang dikaji. Namun, penerapannya akan mempertimbangkan kondisi jaringan perpipaan dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Kami tidak ingin menunggu sampai kondisi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berbagai skenario sudah kami siapkan dan terus kami evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi waduk di lapangan. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegas Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano.

Dalam jangka panjang, Denny mengungkapkan bahwa BP Batam juga terus mengembangkan konsep Batam Integrated Total Water Management untuk memperkuat ketahanan air dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber air baku konvensional.

Pengembangan sumber air alternatif mencakup pemanfaatan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), air daur ulang, embung, serta pemanfaatan stormwater.

Dalam rencana atau proyeksi ketersediaan sumber air jangka panjang, Denny mengatakan BP Batam menargetkan kontribusi SWRO sebesar 2.500 Lps, air daur ulang 500 Lps, serta pemanfaatan embung dan stormwater sebesar 500 Lps.

Secara teknis, BP Batam juga mengkaji opsi pengembangan waduk laut dan pemanfaatan sumber air dari wilayah sekitar Batam dengan total rencana kapasitas mencapai 3.000 Lps.

Langkah tersebut dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan air Batam yang diproyeksikan mencapai 7.149 Lps pada 2045, seiring pertumbuhan penduduk, kawasan hunian, industri, pusat data, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

“Ketahanan air merupakan kebutuhan bersama. Oleh karena itu, BP Batam tidak hanya fokus pada kondisi hari ini, tetapi juga menyiapkan sumber air baru untuk di masa mendatang,” tutup Denny. (DN)

Continue Reading

Berita Lain