Connect with us

9info.co.id | BATAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam periode 2025–2030 yang digelar di Hotel Planet Batam, Senin (22/12/2025).

‎Atas nama Pemerintah Kota Batam, Firmansyah menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Kadin Batam yang baru dilantik.

‎Ia juga mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Firmansyah menegaskan pentingnya sinergi antara Kadin dan Pemerintah Kota Batam. Menurutnya, Kadin memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perdagangan dan industri berskala besar.

‎“Kadin diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah. Perekonomian Batam harus digerakkan bersama, dari UMKM hingga sektor perdagangan dan perindustrian. Karena itu, kita perlu merapat dan bekerja sama antara pemerintah daerah dan Kadin,” ujar Firmansyah.

‎Ia menambahkan, keberhasilan dunia usaha tidak dapat dipisahkan dari hubungan yang harmonis dengan pemerintah. Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk BP Batam dan para pelaku usaha, untuk meninggalkan perbedaan dan bersatu membangun Kota Batam ke depan.

‎“Tidak ada yang super dan tidak ada yang paling hebat. Yang lalu biarlah berlalu. Yang terpenting ke depan kita bersama-sama membangun Kota Batam,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Roma Nasir Hutabarat terpilih sebagai Ketua Kadin Batam secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Batam VIII yang digelar pada awal Desember 2025. Roma menjadi calon tunggal dan ditetapkan sebagai Ketua Kadin Batam periode 2025–2030.

‎Dewan Pengurus Kadin Kota Batam periode 2025–2030 tersebut secara resmi dilantik oleh Ketua Kadin Kepulauan Riau, Akhmad Ma’ruf Maulana.

ROMA NASIR HUTA BARAT - KETUA KADIN KOTA BATAM

ROMA NASIR HUTA BARAT – KETUA KADIN KOTA BATAM

‎Dalam keterangannya, Roma Nasir Hutabarat menyampaikan bahwa Kadin Batam akan bergerak lebih progresif dalam memperkuat sektor usaha, mulai dari UMKM hingga industri besar, baik skala nasional maupun internasional. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.

‎“Kami akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pengurus baru akan segera bekerja dan menjalin kolaborasi yang lebih erat guna meningkatkan investasi dan pembangunan di Batam, sesuai amanat undang-undang,” ujar Roma.

‎Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Batam sebagai kawasan perdagangan, jasa, dan industri yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.(TIM)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

9info.co.id | BATAM – Kasus meninggalnya seorang personel Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau, Bripda NS, yang diduga akibat tindak kekerasan oleh sesama anggota, kini menjadi perhatian serius publik.

‎Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pukulan berat bagi institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Kepri.

‎Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

‎“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ujar Kapolda.

‎Sebagai respons cepat, Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama langsung mendatangi rumah sakit dan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa kompromi.

‎Sejauh ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan karena berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

‎Untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan transparan, proses autopsi telah dilakukan dengan melibatkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

‎Selain penanganan melalui kode etik oleh Propam, kasus ini juga telah ditingkatkan ke ranah pidana dan kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.

‎Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

‎“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta pihak terkait guna mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian.

‎“Proses berjalan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.

‎Polda Kepri juga membuka ruang pengawasan publik sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara ini.

‎Di akhir rangkaian proses, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan penuh penghormatan. Polda Kepri turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi.

‎“Atas nama pribadi dan institusi, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Kapolda. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain