Connect with us

9info.co.id | BATAM  – Program promo “Cahaya Ramadan 2025” dari PLN Batam mendapat antusiasme tinggi dari pelanggan di wilayah usahanya. Sejak diluncurkan pada 20 Februari 2025, promo diskon tambah daya hingga 99% ini telah dimanfaatkan oleh 742 pelanggan hingga 21 Maret 2025.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kenyamanan beribadah selama bulan suci.

“Selama bulan suci, kebutuhan masyarakat, termasuk konsumsi listrik, cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami berharap promo ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listriknya agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih nyaman,” ujar Kwin Fo.

Bagi pelanggan rumah tangga tegangan rendah 1 fasa, promo berlaku untuk daya 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA. Sementara itu, pelanggan Sosial Rumah Ibadah fasa 1 hingga 3 bisa memperoleh promo untuk daya 450 VA hingga 53.000 VA. Promo ini berlangsung sejak 20 Februari sampai dengan 12 April 2025.

“Kami berharap promo ini dapat memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Momentum ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi seluruh pelanggan karena kedepannya belum tentu akan ada promo seperti ini,” tambah Kwin Fo.

Sebagai gambaran untuk golongan Rumah Tangga, misalnya terdapat pelanggan dengan daya 900 VA yang ingin melakukan naik daya ke 2.200 VA. Jika pada kondisi normal pelanggan tersebut harus menyiapkan Rp1.560.000, kini cukup membayar Rp144.600 ditambah Uang Jaminan Layanan (UJL) sebagai biaya jaminan atas penggunaan listrik selama menjadi pelanggan PLN Batam.

“Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan hanya perlu berkunjung ke Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang terletak di Batam Center, Nagoya, Batu Aji, atau Tiban dengan membawa identitas diri dan bukti rekening pembayaran terakhir. Bisa juga menghubungi Contact Center PLN Batam di (0778) 5702 123, Pelayanan Virtual PLN Batam, atau media sosial PLN Batam. Petugas kami akan memberikan informasi dan membantu prosesnya dengan senang hati,” tutup Kwin Fo.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain