Connect with us
Refleksi 20 Tahun SMPN 26 Batam, Dari Keterbatasan Menuju Sekolah Berprestasi

Refleksi 20 Tahun SMPN 26 Batam, Dari Keterbatasan Menuju Sekolah Berprestasi

More Videos

9info.co.id | BATAM – SMP Negeri 26 Batam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 yang dirangkaikan dengan peresmian musala sekolah, Kamis (12/2/2026).

Perayaan dua dekade perjalanan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang berkarakter, cerdas, dan berprestasi.

Perayaan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan dan perlombaan, di antaranya turnamen voli dan futsal tingkat SD dan SMP se-Kota Batam, lomba pidato Bahasa Inggris, serta penampilan drumband yang menunjukkan potensi dan kreativitas siswa.

Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekolah yang berdiri pada tahun 2006 itu memulai perjalanan dengan berbagai keterbatasan, bahkan sempat menumpang kegiatan belajar mengajar di SMPN 11 Batam.

“Perjalanan kami tidak mudah. Saat awal berdiri pada 2006, kami masih menumpang di SMPN 11. Namun berkat kerja keras serta dukungan berbagai pihak, SMPN 26 terus berkembang hingga seperti sekarang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kegiatan rutin tahunan yang dirancang untuk mengembangkan bakat, potensi, dan karakter peserta didik.

“Kami berharap seluruh stakeholder terus berpartisipasi dan mendukung program-program sekolah. Semoga ke depan SMPN 26 semakin maju dan jaya, karena kami yakin kami bisa,” tegasnya optimistis.

Zefmon juga mengungkapkan sejumlah prestasi unggulan yang telah diraih siswa SMPN 26 Batam dalam beberapa tahun terakhir.

“Prestasi kami yang paling menonjol adalah paskibra, tari, dan futsal. Kami sering meraih juara satu, minimal juara dua dalam berbagai kejuaraan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Kota Batam dari Daerah Pemilihan (Dapil) Batu Aji yang selama ini memberikan dukungan melalui program pokok-pokok pikiran (pokir).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, S.Pd., M.M., turut menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi ke-20 SMPN 26 Batam.

“Kami mengucapkan selamat hari jadi untuk SMPN 26. Semoga semakin maju dan terus menorehkan prestasi,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan HUT tersebut merupakan momentum strategis untuk memperkuat semangat inovasi di lingkungan satuan pendidikan.

“Kegiatan ini adalah momentum yang baik. Dinas Pendidikan Kota Batam tetap konsisten mendorong seluruh satuan pendidikan agar terus berinovasi dalam membangun karakter siswa dan siswi yang cerdas dan unggul. Saya tekankan, tetaplah semangat demi masa depan generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Batam, Drs. Yuspa Hendri, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ispektorat Kota Batam. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat dan potensi besar yang dimiliki SMPN 26, termasuk penampilan drumband yang membanggakan.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Camat Batu Aji, para lurah se-Kecamatan Batu Aji, Ketua Komite Sekolah, para Ketua RT dan RW, jajaran Polsek Batu Aji, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para kepala sekolah SMP Negeri se-Kecamatan Batu Aji, serta seluruh wali murid SMPN 26 Batam.

Perayaan HUT ke-20 ini menjadi simbol perjalanan panjang SMPN 26 Batam dalam memperkuat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan orang tua demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kota Batam.

Red/tim iwo

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version