Connect with us

9info.co.id – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, meresmikan Taman Rusa Kawasan Jogging Track Sekupang Batam, pada Jumat (18/3/2022) pagi.

Serangkaian acara seremonial dibalut dalam momen kebersamaan tersebut diawali dengan senam pagi bersama para pegawai BP Batam, penandatanganan prasasti Taman Rusa Sekupang, penanaman 5 batang Jambu Biji Merah dan 5 batang Kelengkeng Diamond River, dan pelepasan beberapa ekor ikan patin seberat 7 kilogram, ikan koi dan ratusan benih ikan mas di kolam yang diberi nama Kolam Air Mancur.

Hadir dalam kegiatan, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau selaku Ketua Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI), Marlin Agustina Rudi; Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto; Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad; Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam, Jadi Rajagukguk; Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Irjen Pol Aris Budiman; Komandan Kodim 0316/Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan; para Deputi dan Pejabat Eselon BP Batam; Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

Taman Rusa Sekupang terletak di kawasan Sekupang, tepat berseberangan dengan Guest House Sekupang di Jalan RE. Martadinata. Dengan akses jalan yang baik, masyarakat mampu menjangkau Taman Rusa Sekupang dengan mudah karena menggunakan rute yang sama dengan Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam).

Taman Rusa Sekupang yang mulanya bernama Pusat Kebugaran Persatuan Istri Karyawan Otorita Batam (PIKORI) diresmikan pada tanggal 1 April 2000 dengan fasilitas jogging track sepanjang 1 kilometer dan bangunan serbaguna untuk kegiatan gymnasium dan olahraga badminton.

Dalam perkembangannya, fasilitasnya pusat kebugaran tersebut menambah satwa rusa di sekitar jogging track dan pada tahun 2008 berganti nama menjadi Taman Rusa. Pengembangan Taman Rusa yang signifikan dimulai pada peresmian pertama pada Tahun 2000 peresmian kedua pada tahun 2022.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan Jogging Track Taman Rusa Sekupang akan terhubung ke Taman Kolam Sekupang, yang merupakan rangkaian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan.

“Kami mohon dukungan masyarakat untuk menjadikan Taman Rusa Sekupang menjadi destinasi wisata andalan bagi masyarakat, baik Batam, Kepri, hingga Nasional,” harap Muhammad Rudi.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan pengembangan Taman Rusa Sekupang sejalan dangan status BP Batam sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU), yakni optimalisasi pengembangan aset dan terobosan.

Terobosan yang diusung oleh BP Batam. yaitu “pengembangan destinasi wisata yang pro lingkungan, pro Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pro edukasi”.

“Taman Rusa Sekupang memiliki luas 12 hektare dan kami pilih sebagai lokasi untuk mengusung IKU Terobosan, selain Taman Kolam Sekupang dan Kawasan Fisherism Tanjungriau,” kata Purwiyanto.

Selain sebagai sarana rekreasi, Purwiyanto juga mendorong peningkatan fungsi Taman Rusa Sekupang sebagai spot untuk edukasi berupa camping ground, senam massal, pemotretan pre-wedding dan kegiatan keagamaan lainnya.

Taman Rusa Sekupang dilengkapi dengan jogging track sepanjang 1 kilometer, dua kolam pemancingan, satu kolam budidaya ikan, dan taman bermain anak.

Satwa yang terdapat di Taman Rusa antara lain, 30 ekor rusa, 17 ekor ayam kate, 150 ekor merpati, dan 2 ekor angsa.

Kolam Ikan Air Mancur telah dihiasi ikan koi dan ikan mas. Sedangkan kolam pemancingan telah disemai benih ikan nila dan ikan patin.

Selain itu beberapa spot foto kekinian, seperti artifisial Stonehenge, rumah panggung, rumah pohon, tugu bambu, dan ikon Taman Rusa Sekupang yakni dua patung rusa yang megah dan indah berdiri kokoh di area pintu masuk taman.

Dengan kapasitas halaman parkir hingga 50 kendaraan, Taman Rusa siap memanjakan masyarakat Kota Batam setiap hari, dimulai pukul 06.00-18.00 WIB.

Biaya masuk Taman Rusa Sekupang juga sangat terjangkau. Pada hari Senin hingga Jumat, baik pengunjung dewasa, anak-anak dan pelajar dikenakan tarif Rp 5.000,-

Sedangkan pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, untuk pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp 10.000,- dan untuk pengunjung anak-anak dan pelajar dikenakan tarif Rp 5.000,-

Selain pembelian tiket secara manual, BP Batam telah melakukan inovasi untuk memudahkan pengunjung memesan tiket, dengan menyiapkan satu aplikasi khusus pemesanan tiket secara online melalui aplikasi B-Fast yang tersedia di PlayStore dan AppStore.

Untuk 100 pengunjung pertama yang memesan tiket masuk Taman Rusa Sekupang menggunakan aplikasi B-Fast mendapat merchandise menarik dari BP Batam.

Dengan tampilan yang baru, pelayanan digital yang canggih, serta fasilitas wisata yang ciamik, saatnya menjadikan Taman Rusa destinasi rekreasi untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

Mau healing atau sehat dengan jogging? Tidak perlu pergi jauh. Yuk, kunjungi Taman Rusa Sekupang sekarang! (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Jalan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, OPD, perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

Pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memperkuat pendidikan vokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Amsakar mengatakan, BP Batam memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pendidikan harus kita dukung. Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Amsakar optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari desain besar pembangunan sumber daya manusia Batam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ansar, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan semakin banyak tenaga kerja terampil yang dihasilkan melalui pendidikan vokasi. Pembangunan SMKN 13 Batam dinilai akan semakin memperkuat ekosistem penyediaan tenaga kerja siap pakai bagi dunia usaha dan industri.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” tutupnya.

Melalui pembangunan SMKN 13 Batam, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Ke depan, sekolah ini akan mengembangkan sejumlah program keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Elektronika Industri, serta Teknik Pengelasan. (NA)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain