Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Wakil Wali Kota Batam terpilih, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan berfokus pada kebersamaan dalam membangun Kota Batam.

Amsakar menyampaikan hal tersebut saat melaksanakan agenda silaturahmi dengan para RT/RW se-Kecamatan Batuaji di Pakuba, Tembesi, pada Senin malam (16/12/2024).

Amsakar menegaskan pentingnya menyudahi perbedaan yang ada dan mengarahkan energi untuk hal-hal yang produktif dalam membangun Batam. “Kontestasi Pilkada sudah selesai, jangan lagi energi kita terkuras pada hal-hal yang kontra produktif,” ujar Amsakar saat berinteraksi dengan warga Perumahan Griya Prima pada malam yang sama.

Dalam kesempatan ini, Amsakar juga menegaskan beberapa program prioritas yang akan mulai terlaksana pada tahun 2025 mendatang. Selain itu, ia juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait pelayanan publik guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Amsakar telah melakukan kunjungan ke PT Bright PLN Batam untuk memastikan keandalan pasokan daya listrik menjelang Natal dan Tahun Baru, serta untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat. Selain itu, ia juga telah bertemu dengan jajaran PT Air Batam Hilir (ABH) guna memastikan pasokan air bersih bagi warga Batam.

Safari ke instansi-instansi pelayanan publik ini akan terus dilakukan, dengan rencana Amsakar melanjutkan silaturahmi ke Imigrasi Batam pada Selasa (17/12).

Amsakar juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Batam dengan energi positif yang dapat membawa perubahan besar. “Jika energi positif dari kita semua terbangun, kita bisa membuat gebrakan-gebrakan besar,” tutupnya.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.

“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.

Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.

Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.

Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.

PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain