Connect with us

9info.co.id | BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan kunjungan ke sejumlah instansi penting untuk memastikan kelancaran pasokan energi dan kebutuhan dasar masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Dalam kunjungannya, Amsakar meninjau ke PT Bright PLN Batam untuk memastikan keandalan pasokan daya listrik, serta bertemu dengan jajaran PT Air Batam Hilir (ABH) untuk memastikan pasokan air bersih bagi warga Batam.

Kunjungan Amsakar ke PT Bright PLN Batam bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan pasokan listrik selama periode liburan dapat terpenuhi dengan baik. Amsakar ingin memastikan tidak ada gangguan dalam aliran listrik yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat maupun sektor industri yang beroperasi di Batam.

“Saya ingin memastikan bahwa pasokan daya listrik dapat berjalan lancar tanpa hambatan, terutama pada saat-saat puncak konsumsi listrik menjelang Natal dan Tahun Baru. Selain itu, keandalan listrik juga sangat penting untuk mendukung kebutuhan industri di Batam,” ujar Amsakar saat menghadiri acara silaturahmi RT/RW di Pakuba Tembesi. Senin (16/12/2024).

Tak hanya itu, Amsakar juga bertemu dengan PT Air Batam Hilir (ABH) guna memastikan ketersediaan pasokan air bersih untuk masyarakat Batam, terutama pada musim liburan yang sering kali meningkatkan konsumsi air.

“Pasokan air bersih juga menjadi perhatian kami. Kami ingin memastikan agar kebutuhan air bersih masyarakat Batam dapat terpenuhi dengan baik selama libur panjang,” lanjut Amsakar.

Kedua instansi ini merupakan sektor vital yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan kelancaran berbagai sektor industri di Batam. Amsakar berharap, dengan koordinasi yang baik antar instansi, kebutuhan energi dan air bersih untuk warga Batam dapat terjamin dengan lancar, tanpa ada kendala.

Melalui langkah-langkah tersebut, Amsakar menunjukkan komitmennya untuk menjaga kenyamanan dan kebutuhan dasar masyarakat Batam, serta mendukung kelancaran ekonomi selama liburan dan seterusnya. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.

“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.

Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.

Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.

Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.

PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain