Connect with us
pROYEK dIHENTIKAN wARGA

Tidak Miliki Plang Papan Proyek, Proyek Siluman di Lingkungan RT 01/RW 07 Dihentikan Warga

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Warga RT 01/RW 07 di Kelurahan Mangsang, Seibeduk, secara tegas menghentikan proyek semenisasi jalan lingkungan yang dianggap tidak transparan dan tidak sesuai standar.

James Panjaitan, salah seorang warga setempat, mengungkapkan keberatan mereka terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai asal-asalan. Ia menegaskan, semenisasi jalan seharusnya dilengkapi dengan papan plang proyek agar tidak dikategorikan sebagai proyek siluman. “Kita tidak mengetahui proyek semenisasi ini, karena selain tidak ada plang nama proyek, pengerjaan ini juga terindikasi tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Panjaitan menambahkan, indikasi ketidaksesuaian ini terlihat dari cara pemasangan material yang hanya diletakkan di atas tanah tanpa adanya perapian lantai kerja. Keanehan lain, proyek ini dikerjakan pada malam hari, yang diduga sengaja dilakukan untuk menghindari pengawasan warga.

“Meskipun kami mengingatkan pekerja untuk melakukan perapian lantai kerja sebelum pengecoran, kontraktor yang dikenal sebagai saudara dari oknum mantan anggota DPRD Batam berinisial WP tetap memaksa pekerja untuk melanjutkan pekerjaan,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Mangsang, Heryawan, saat dikonfirmasi media mengenai proyek tersebut mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. “Kami tidak menerima laporan mengenai pekerjaan proyek ini. Bahkan, informasi yang kami terima menunjukkan bahwa proyek tersebut  juga tidak dilengkapi dengan plang papan proyek,” tuturnya.

“Untuk proyek semeninasi jalan lingkungan biasanya dialokasikan dari Dinas Perkimtan Kota Batam, namun aneh siapa kontraktor yang mengerjakan ini pun tidak ada melakukan pemberitahuan ke kelurahan Mangsang” Imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pihak kontraktor dan Dinas terkait belum memberikan komentar, bahkan warga masih menunggu langkah lanjutan dari pihak berwenang terkait pengawasan dan penanganan proyek yang dinilai merugikan masyarakat tersebut. Diharapkan Pemerintah untuk melakukan pengawasan sehingga realisasi pembangunan bisa terlaksana dengan baik. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.

“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.

Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.

Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.

Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.

PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version