Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Biro Humas, Promosi, dan Protokol ikut serta dalam gelaran Investment Trade and Tourism (ITT) 2024 yang dimulai pada Rabu – Sabtu (9-12/10/2024) di Java Mall Semarang, Jawa Tengah .

Kegiatan digelar oleh Pemerintah Kota Semarang, diikuti oleh sejumlah Kementerian, Pemerintah Daerah, Asosiasi lokal dan asing, dan perusahaan produksi dalam negeri berorientasi ekspor.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain hadir dalam acara dan menyapa para pengunjung.

Alex mengatakan keikutsertaan BP Batam ini diharapkan dapat memperkenalkan potensi Batam dalam investasi, Perdagangan, Perindustrian dan Pariwisata kepada para pengusaha (Jawa-Bali).

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain berharap pameran yang di ikuti oleh BP Batam ini dapat membawa investasi baru bagi Batam ke depannya.

“Ini sangat baik sebagai Informasi bagi rekan-rekan calon investor di sini. Apalagi target investasi kita dari Kemenko meningkat menjadi 40 Triliun di tahun ini.” Kata Alex.

“Kemarin kita sudah ke Bali, Lombok dan Jakarta. Semoga dengan upaya-upaya ini, kita bisa mencapai target investasi kita.” Harap Alex.

Pihak BP Batam meyakini, meskipun event digelar di dalam negeri, namun pameran besar yang sudah tersohor bagaikan magnet yang mengundang semua pihak yang terkait dengan institusi tersebut, mulai dari pemasok, prinsipal, distributor, investor, lembaga riset, media, dan tentu saja rekan bisnis.

“Ini merupakan peluang bagus untuk memperluas kemitraan, dan tidak menutup kemungkinan terjaring calon-calon investor di masa mendatang.” Terang Alex optimis.

Sementara itu, Walikota Semarang yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto dalam wawancara mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi dan koneksi yang positif bagi jejaring investasi se Indonesia.

Ia meyakini bahwa Event pameran merupakan media marketing yang amat kuat dan berperan meningkatkan jejaring bisnis antar wilayah untuk Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih sekali Batam hadir disini. Menjadi peluang bagi para pengusaha di sini, untuk bisa ekspansi investasi ke Batam.” Pungkas Bambang Pramusinto.

Hadir dalam pameran, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait dan Kepala Biro Umum Budi Susilo serta Kabag Promosi Sofyan.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

9info.co.id | BATAM – Kasus meninggalnya seorang personel Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau, Bripda NS, yang diduga akibat tindak kekerasan oleh sesama anggota, kini menjadi perhatian serius publik.

‎Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pukulan berat bagi institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Kepri.

‎Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

‎“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ujar Kapolda.

‎Sebagai respons cepat, Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama langsung mendatangi rumah sakit dan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa kompromi.

‎Sejauh ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan karena berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

‎Untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan transparan, proses autopsi telah dilakukan dengan melibatkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

‎Selain penanganan melalui kode etik oleh Propam, kasus ini juga telah ditingkatkan ke ranah pidana dan kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.

‎Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

‎“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta pihak terkait guna mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian.

‎“Proses berjalan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.

‎Polda Kepri juga membuka ruang pengawasan publik sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara ini.

‎Di akhir rangkaian proses, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan penuh penghormatan. Polda Kepri turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi.

‎“Atas nama pribadi dan institusi, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Kapolda. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain