Connect with us

9info.co.id | SIMALUNGUN – Komitmen dalam memperkuat ideologi bangsa kembali ditunjukkan oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua Komisi D, Timbul Jaya Sibarani, SH, MH, melalui kegiatan penyebarluasan nilai-nilai Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan yang digelar di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Dalam sambutannya, Timbul Jaya menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan panduan hidup yang relevan di tengah arus globalisasi dan tantangan era digital.
“Pancasila harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda. Di tengah ancaman hoaks, intoleransi, dan radikalisme, kita semua punya tanggung jawab menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting lintas sektor, seperti Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Tomy Fedrik Saragih, SE, Lurah Sondi Raya Pipo Boru Purba, serta Ketua KNPI Kabupaten Simalungun Juni Pardomuan Saragih, SE. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi antara legislatif, pemerintahan, dan pemuda dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan di masyarakat.

Tomy Fedrik Saragih menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan kebangsaan sejak usia dini, guna menjaga jati diri bangsa. Sementara itu, Ketua KNPI Juni Saragih menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mengamalkan nilai luhur Pancasila di tengah derasnya perkembangan zaman.

Acara ini dikemas secara dialogis, menghadirkan sesi diskusi terbuka bersama pelajar, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan. Forum ini menjadi wadah refleksi bersama untuk menegaskan kembali implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat kebangsaan di Kabupaten Simalungun terus bergelora melalui kegiatan ini, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat identitas nasional dan menjaga kebhinekaan Indonesia.(SG)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

โ€œPemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,โ€ ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

โ€œYang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,โ€ pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain