Connect with us

9info.co.id | BATAM – BP Batam Layanan Keliling (BLINK) kembali hadir di tengah masyarakat kota Batam. Kali ini, BLINK mengunjungi warga Perumahan Muka Kuning Indah I pada pada Selasa, (21/1/2025).

Upaya jemput bola yang dihadirkan BP Batam itu disambut antusias oleh warga Perumahan Muka Kuning Indah I yang telah hadir mengantri sejak pagi. Warga merasakan mudahnya pengurusan layanan perpanjangan UWT BP Batam.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan kehadiran BLINK merupakan wujud nyata pihaknya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus perizinan khususnya perizinan berusaha (NIB) dan perpanjang UWT.

Oleh karenanya, ia berharap agar masyarakat dapat memaksimalkan layanan BLINK tersebut.

“Sesuai arahan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi, selain untuk memberikan edukasi, kehadiran BLINK diharapkan mampu mempermudah urusan masyarakat,” harap Ariastuty.

Di hari yang sama, warga Perumahan Sarmen Raya, Bengkong juga merasakan mudahnya pengurusan layanan perpanjangan UWT BP Batam.

Petugas BLINK mengunjungi rumah salah seorang warga di sana yang sedang terbaring sakit setelah sebelumnya ada permohonan. Petugas dengan siap melayani warga tersebut yang ingin mengurus perpanjangan UWT.

“Saya selaku Ketua RW sangat berterima kasih kepada BP Batam yang telah mengadakan kegiatan layanan perpanjangan UWT di perumahan Sarmen Raya, sehingga urusan warga kami mudah dan selesai,” ujar Ketua RW 05 Sarmen Raya, Jasman. (NV)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain