Connect with us

9info.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, menerima kunjungan rombongan Bupati Simalungun ke Kantor Wali Kota Batam, Jumat (3/6/2022).

“Terima kasih atas kunjungan ini. Saya di sini mewakili Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,” ujar Jefridin di hadapan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Ia mengatakan, kehadiran rombongan Bupati Simalungun akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam, mulai dari penginapan hingga restoran di Batam.

“Memang selama ini, Batam sangat mengandalkan PAD, salah satu pemasukan PAD yakni dari banyaknya kunjungan dari luar daerah ke Batam,” katanya.

Di kesempatan itu, Jefridin memaparkan bagaimana Batam bangkit semasa pandemi Covid-19 mengingat Batam mengandalkan pendapatan dari sektor jasa.

“Di Batam Alhamdulillah, Pak Wali mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi, yang saat ini 4,75 persen. Bisa bangkit setelah dua tahun menghadapi Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Bupati Simalungun, memandang Batam perlu jadi teladan khususnya di sektor PAD. Ia mengaku, banyak pilot projek yang dilankan di Batam.

“Terima kasih atas sambutan ini, kami akui kami harus banyak belajar dengan Kota Batam,” katanya.

Adapun, rombongan Bupati yang berkunjung ke Batam yakni, Radiapoh Hasiholan Sinaga (Bupati Simalungun), Frans Novendy Saragih (Ka. Badan Pendapatan), Timbul Jaya Sibarani (Ketua Dprd), letkol.roly Souhoka (Dandim Simalungun),AKBP.deddy Arifianto (Kapolres Simalungun),Vera Yetti Magdalena (Ketua Pengadilan Negeri),Tagon M Sihotang (Kabag Humas dan Protokol), Raymon Panuturi Sinaga (Kabid Pbb dan Bphtb), Riokardo Saragih (Kabid Pajak dan Retribusi), dan Parmonangan Situmorang (Kabid Pengembangan dan Kerjasama). (Hum)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

โ€œPemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,โ€ ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

โ€œYang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,โ€ pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain