Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Penghujung Tahun 2024, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali menorehkan prestasi dengan meraih predikat Sangat Baik dalam Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional tahun 2024.

Pada penilaian yang diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, indeks BP Batam meningkat dengan jumlah skor 94,42, yang mana angka ini lebih tinggi dibanding skor pada tahun lalu sebesar 93,97.

Penilaian lndeks Perencanaan Pembangunan Nasional (IPPN) menjadi salah satu komponen penilaian RB General K/L dan Pemerintah Provinsi sebagaimana Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) Nomor 182 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Evaluasi Reformasi Birokrasi Tahun 2024.

Tujuan dari penilaian IPPN ini adalah untuk memastikan kualitas perencanaan yang telah disusun oleh seluruh instansi pemerintah berbasiskan dampak (outcome) untuk memastikan kebermanfaatan terhadap masyarakat serta seluruh pihak terkait.

Hal tersebut didasarkan pada Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pedoman Pengukuran lndeks Perencanaan Pembangunan Nasional Kementerian/Lembaga/Daerah (Pemerintah Provinsi).

Aspek keterhubungan perencanaan pembangunan dengan perencanaan kinerja berkaitan dengan bagaimana penyusunan kinerja di Kementerian/Lembaga telah disesuaikan substansinya dengan rencana pembangunan nasional.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih, karena BP Batam meraih Predikat Sangat Baik dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, BP Batam mendapatkan Predikat Sangat Baik atas penilaian Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional tahun 2024. Bahkan skor meningkat dibanding tahun 2023 lalu.,” ujar Muhammad Rudi.

Atas penghargaan ini, ia memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan pegawai di lingkungan BP Batam yang telah bekerja keras dalam mewujudkan konsep Pembangunan yang ideal untuk kemajuan Batam menjadi Kota Baru yang Modern, dengan tetap memperhatikan kualitas perencanaan dan berdampak bagi manfaat masyarakat secara luas.

“Terima kasih seluruh yang telah bekerja keras selama ini. Sebagian besar Pembangunan yang telah dilakukan BP Batam telah dinikmati masyarakat. Sisanya, kita pastikan semua pekerjaan agar selesai tepat waktu.” pesan Muhammad Rudi pada jajarannya.

Ia pun menitipkan agar proses pembangunan dan investasi di kota Batam agar dapat berjalan dengan lancar dan nyaman bagi investor.

“Infrastruktur akan membuat investasi berdatangan. Bangun Batam dengan perencanaan yang tepat. Saya pesan semua harus direncanakan secara terpusat dan strategis, agar pembangunan prioritas terakomodir semua, sesuai perencanaan anggaran.” Kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menitikberatkan pada Pembangunan infrastruktur. Hasil pembangunanya telah banyak dirasakan masyarakat dan sisanya terus berprogres.

Diantaranya adalah Puluhan Pengembangan Jalan-Jalan Protokol, Jalur Bundaran Punggur-Simpang Batu Besar, Peningkatan Kualitas dan Pembangunan Bandara dan Pelabuhan, Pembangunan Ikon Wisata Religi dengan keberadaan Masjid-Masjid kebanggaan Batam, Fly Over, Kawasan Ekonomi Khusus hingga menyiapkan motor baru penggerak perekonomian nasional yakni megaproyek PSN Rempang Eco-City.

Khusus bagi penyediaan air bersih dan dalam menangani permasalahan distribusi air minum di Batam, BP Batam telah melakukan langkah-langkah untuk menjaga ketersediaan air ke depan dengan penambahan kapasitas WTP 500 liter/detik Waduk Duriangkang, WTP 230 liter/detik Waduk Tembesi, ⁠Pembangunan Jaringan Pipa Distribusi Wilayah Batu Aji-Sagulung, serta Interkoneksi Pipa IPA Muka Kuning.

Infrastruktur yang ramah investasi mendorong capaian BP Batam untuk membuat Batam semakin menuju kota baru, dengan infrastruktur yang semakin ramah investasi.

Muhammad Rudi berharap apa yang telah dilakukan oleh BP Batam dapat secara langsung berdampak dengan usaha pencapaian pembangunan secara nasional dan tidak hanya untuk pencapaian institusi BP Batam saja. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun

Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun

9info.co.id | BATAM  – Pasca meninggalnya dua orang bocah yang tenggelam saat bermain di sebuah kolam di samping Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, berbagai upaya dilakukan untuk mencari solusi demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.

‎Permasalahan tersebut bahkan menjadi perhatian serius dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam. Dari hasil pembahasan dan koordinasi lintas sektor, penimbunan kolam yang selama ini dikenal warga sebagai “kolam maut” akhirnya direalisasikan.

‎Inisiatif penimbunan kolam tersebut dipelopori oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus mengawal penyelesaian persoalan tersebut bersama Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kepolisian Sektor Sei Beduk, RT/RW, terkhusus Pengembang Perumahan Oleana Park PT Rexvinn.

‎Menurut Jimmi, langkah penimbunan merupakan solusi paling efektif untuk menghilangkan potensi bahaya yang mengancam keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎”Penimbunan kolam ini merupakan solusi terbaik demi keselamatan warga. Kita bersinergi dengan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan seluruh pihak terkait untuk mencari jalan keluar agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Jimmi.

‎Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga Perumahan Oleana Park, Juntak, mengaku lega setelah kolam yang selama ini menjadi kekhawatiran warga akhirnya ditimbun.

‎”Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, serta khususnya Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus memantau dan mengawal hingga terlaksananya penimbunan kolam maut ini,” kata Juntak.

‎Menurutnya, keberadaan kolam tersebut selama ini menimbulkan rasa khawatir bagi warga karena lokasinya yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman. Kekhawatiran itu semakin besar setelah tragedi yang merenggut nyawa dua anak yang tenggelam saat bermain di lokasi tersebut.

‎”Kami sebelumnya sangat khawatir dengan keberadaan kolam ini. Dengan ditimbunnya lokasi tersebut, rasa cemas warga tentu berkurang dan lingkungan menjadi lebih aman,” tambahnya.

‎Hal senada disampaikan warga lainnya, Manurung. Ia menilai penimbunan kolam telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Perumahan Oleana Park.

‎”Kami warga yang berdomisili di Perumahan Oleana Park sudah merasa lebih lega setelah kolam maut ini ditimbun. Ini merupakan langkah yang sangat baik demi keselamatan bersama,” ujarnya.

‎Tidak hanya menyambut baik penimbunan tersebut, warga juga mulai memanfaatkan lahan yang telah diratakan untuk kegiatan positif. Sejumlah warga menanam berbagai tanaman muda sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya penghijauan di kawasan tersebut.

‎”Bahkan di lokasi yang sudah ditimbun ini, kami mulai menanam beberapa tanaman muda. Selain memperindah lingkungan, lahan tersebut juga bisa dimanfaatkan sementara waktu sebelum digunakan oleh pemiliknya sesuai peruntukan,” jelas Manurung.

‎Warga berharap pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan permukiman, sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

‎Penimbunan kolam yang sebelumnya menjadi sorotan publik ini dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga Kota Batam. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain