Connect with us

9info.co.id | BATAM – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 melalui kegiatan Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya Nagoya Citywalk menjadi momentum strategis dalam percepatan implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) turut hadir dalam kebersamaan tersebut yang diwakili oleh Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, pada Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini semakin semarak karena diramaikan oleh puluhan pelaku UMKM kuliner serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Nagoya.

Dalam sambutannya, Mouris Limanto menyampaikan bahwa Jalan Raya Nagoya ke depan akan direvitalisasi sebagai bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya untuk bertransformasi kawasan berbasis konektivitas dan ruang publik.

“Kami ingin membangun kawasan Nagoya bukan sekadar koridor transportasi. Melalui WPP Prioritas New Nagoya, kawasan ini akan ditransformasikan menjadi ruang publik yang hidup, produktif, dan berdaya saing internasional,” ujar Mouris.

Ia menegaskan bahwa WPP New Nagoya juga dirancang tidak hanya untuk pembenahan fisik, tetapi juga sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi lokal.

“Integrasi antara infrastruktur, event, dan UMKM kami yakini akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata dan pusat perdagangan regional,” kata Mouris.

Ia melanjutkan, WPP New Nagoya nantinya akan difokuskan pada tiga pilar utama, seperti peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar seperti pembangunan dan integrasi drainase terpadu, serta pengembangan jalur pedestrian yang aman dan ramah wisatawan.

Selain itu, Revitalisasi Kawasan Perdagangan dan UMKM juga akan didorong untuk mengaktivasi ruang publik melalui event budaya dan ekonomi kreatif, serta penguatan daya tarik pariwisata perkotaan.

“Semangat Imlek adalah semangat kebersamaan dan optimisme. Inilah energi yang kita butuhkan untuk mewujudkan New Nagoya sebagai wajah baru Batam yang modern, inklusif, dan mendunia. Gong Xi Fa Cai!” serunya menutup sambutan.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapannya sebagai salah satu mitra strategis dalam implementasi WPP.

“Nagoya Citywalk siap menjadi bagian dari ekosistem New Nagoya. Dengan infrastruktur yang tertata dan ruang publik yang aktif, kawasan ini akan semakin kompetitif,” katanya optimis.

Adapun event Night Party Nagoya Lantern Festival akan berlangsung pada 13 – 16 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk dengan puluhan bazaar, festival lampion, atraksi memukau barongsai, lion dance, fashion show spesial Imlek, serta berbagai keseruan menarik lainnya.(MT).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ibadah Hari Kartini di Rutan Perempuan Baloi Batam, Hadirkan Harapan bagi Warga Binaan Advokat Rina Sinaga Beri Penguatan Spiritual

Ibadah Hari Kartini di Lapas Perempuan Batam, Hadirkan Harapan bagi Warga Binaan Advokat Rina Sinaga Beri Penguatan Spiritual

9info.co.id | BATAM – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Komunitas Pelayanan Batu Penjuru Kota Batam menggelar kegiatan sosial dan keagamaan dengan mengunjungi Rutan Perempuan Baloi Batam, Batam, Selasa (21/04/2026).

‎Kegiatan tersebut diisi dengan ibadah Kristen bersama para warga binaan yang beragama Kristen. Suasana penuh haru dan khidmat terlihat saat para peserta mengikuti rangkaian ibadah yang bertujuan memberikan penguatan iman serta motivasi hidup.

‎Perwakilan komunitas, Rina Elvira Monalisa Sinaga, SH., MH., C.Med., menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini dimanfaatkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama perempuan, khususnya mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.

‎“Di momen Hari Kartini ini, kami ingin hadir membawa kasih dan penguatan. Perempuan, dalam kondisi apa pun, tetap memiliki nilai, harapan, dan masa depan. Kami percaya bahwa melalui sentuhan rohani, mereka dapat menemukan kembali kekuatan untuk bangkit dan memperbaiki diri,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, kegiatan ibadah ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral agar para warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

‎“Sebagai seorang advokat, saya melihat bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berubah. Hukuman bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kami berharap kehadiran kami hari ini dapat menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri dan tetap dicintai,” lanjutnya.

‎Melalui kegiatan ini, Komunitas Pelayanan Batu Penjuru berharap para warga binaan dapat memperoleh kekuatan batin, ketenangan, serta semangat baru dalam menghadapi masa pembinaan, sekaligus menumbuhkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. (Mat)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain