Connect with us

Pembukaan Kejuaraan Nasional Asia Pasifik Rally Championship (APRC) Danau Toba 2022 yang di gelar di wilayah Kabupaten Simalungun

  

9info.co.id – Kejuaraan Nasional Asia Pasifik Rally Championship (APRC) Danau Toba 2022 yang di gelar di wilayah Kabupaten Simalungun secara resmi ditutup Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah di Terminal Sosor Saba Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumut, Minggu (25/09/2022).

Dalam sambutannya, Wagubsu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung dan panitia pelaksana, sponsor serta masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Simalungun sehingga event APRC terlaksana dengan baik dan berjalan lancar dan aman.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Partuha Maujana Simalungun dan seluruh jajaran TNI dan Porli serta Pemerintah Simalungun atas dukungannya,” sebut Musa Rajekshah yang merupakan salah satu peserta APRC dan keluar sebagai juara II.

Sementara itu, Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga, SH, MH mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah mempercayai Kabupaten Simalungun sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan kejuaraan APRC tahun 2022.

Kemudian Bupati Simalungun menjelaskan bahwa, selama event APRC berlangsung di Parapat, sejumlah hotel dan penginapan terisi penuh.

“Dalam satu minggu ini, perputaran uang di Kota Touris Parapat mencapai Rp 1 miliar lebih,” sebut Bupati.

Sebelumnya, Wagubsu, didampingi Ketua Ikatan Motor Indonesia ( IMI ) Sumut. Harun Mustafa Nasution bersama Bupati Simalungun disambut tor-tor somba Simalungun ditampil oleh tim seni binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Simalungun pada closing ceremonial penutupan APRC.

Dalam penutupan itu, bagi sang juara pada event APRC disematkan cenderamata berupa souvenir Simalungun oleh tokoh adat Simalungun bersama Bupati Simalungun.

Sang juara pada event APRC itu adalah dari Mitsubishi Xpander Rally Team Rifat Sungkar dengan co-driver Benjamin Richard sebagai juara I disusul sebagai juara II pasangan Musa Rajekshah dengan co-drivernya Hervian Soejono dari Bla Bla Bla Motorsport, kemudian pasangan Ricardo Galael dengan co-driver Rony Maroun dari team jagonya ayam menjadi juara III.

Tampak hadir di acara tersebut antara lain Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, Kapolres AKBP Ronald FC Sipayung, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Hadrianus Yossi, IMI Pusat dan Sumut serta undangan lainnya. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

9info.co.id | BATAM – Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang melampaui target pada 2025, seiring melesatnya investasi di sektor digital dan energi. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Bandar Dunia Madani tengah bertransformasi menjadi pusat ekonomi digital dan energi berkelanjutan di kawasan regional.

Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai mencapai Rp69,30 triliun melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut, yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” kata Amsakar, belum lama ini.

Sektor jasa yang di dalamnya mencakup digitalisasi, menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,99 triliun. Disusul sektor industri mesin, elektronik, dan peralatan listrik senilai Rp6,08 triliun, serta sektor listrik, gas, dan air yang mencatatkan investasi sebesar Rp5,80 triliun. Hal ini mencerminkan besarnya minat investor di bidang infrastruktur energi termasuk energi terbarukan.

Realisasi investasi sektor digital secara khusus tercatat sebesar Rp 8,557 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh berkembangnya kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai episentrum kegiatan teknologi dan pusat data di Batam.

Amsakar menyebut kehadiran data centre dan infrastruktur digital di Batam bukan sekadar tren sesaat. “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital,” tambahnya.

Penyerapan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada triwulan keempat 2025 tercatat 836 orang, dengan dampak tidak langsung yang jauh lebih luas melalui rantai pasok dan layanan pendukung.

Selain Singapura sebagai investor dominan, negara-negara seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Malaysia, juga tercatat aktif berinvestasi di sektor digital Batam. Amsakar menyebut, daya tarik Batam bukan semata soal efisiensi biaya.

“Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional,” ujarnya.

Green Energy: PLTS dan Energi Berkelanjutan Jadi Prioritas

Di tengah booming data centre yang membutuhkan pasokan listrik besar dan andal, BP Batam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan solusi energi hijau sebagai komponen tak terpisahkan dari ekosistem investasi Batam.

Tingginya realisasi investasi di sektor listrik, gas, dan air senilai Rp5,80 triliun, menunjukkan bahwa infrastruktur energi jadi prioritas bagi investor yang masuk ke Batam, termasuk juga kebutuhan akan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan untuk mendukung operasional pusat data.

Ia mengatakan, BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Integrasi energi terbarukan, termasuk PLTS, jadi roadmap pengembangan kawasan agar Batam mampu memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai syarat utama bagi investasi global.

“Transformasi digital kita nyata. Kami (BP Batam) berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan,” kata dia.

Kemudian, di tengah kemunculan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang juga membidik pasar data centre dan ekonomi digital, Amsakar menolak framing persaingan.

“Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun komplementaritas. Singapura kuat sebagai pusat HQ dan layanan global; Johor menawarkan perluasan kapasitas; dan Batam memiliki karakteristik unik seperti FTZ/SEZ, ekosistem industri, maritim-logistik, serta kedekatan operasional dengan Singapura,” ujarnya.

Dalam visi BP Batam, kawasan ini dapat membentuk regional digital and industrial corridor yang terintegrasi, di mana data centre dan aktivitas digital tersebar dalam model jaringan sesuai kebutuhan efisiensi dan operasional bisnis.

BP Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Lewat NDP, program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, RMIT University, dan Epic Games, telah hadir untuk mencetak talenta digital lokal.

BP Batam juga meluncurkan platform MANTAB pada 8 Desember 2025 lalu, yakni sebuah sistem job matching berbasis digital yang dirancang untuk menghubungkan ketersediaan SDM dengan kebutuhan industri secara langsung dan terintegrasi. (NA)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain