Connect with us

9info.co.id – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir dalam pemilihan Ketua RW 04 Baloi Permai di Fasum Legenda Blok I, Minggu (24/7) pagi. Kegiatan disambut antusias oleh warga di lingkungan RW 04 Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Amsakar menyampaikan pesan kepada para calon ketua rukun warga (RW) untuk dapat mengikuti mekanisme yang ada. Tak lupa juga ia menyebutkan pentingnya, terus menjalin silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ingat bahwa kompetisi ini hanya mekanisme berdemokrasi yang harus dilalui,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amsakar berharap agar keakraban antar warga tetaplah terjaga. Tidak boleh terpecah hanya karena rivalitas. Menurutnya, _mazhab_ ini sudah seharusnya ditinggalkan.

“Hendaknya kita ucapkan selamat kepada yang terpilih, lalu yang kalah tetap menjadi bagian yang menang. Untuk bersama-sama bersinergi membangun lingkungan lebih hebat dan dahsyat lagi kedepan,” harap dia.

Amsakar menyampaikan, dapat dijadikan contoh seperti dibawah kepemimpinan Walikota Batam Muhammad Rudi bersama Forkopimda Kota Batam. Di level ini, begitu kompak satu sama lain dalam memberikan dukungan terkait pembangunan Batam.

Baik tersebut ditujukan, kepada Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Penguasaan (BP) Batam sedang mengerjakan berbagai lompatan pembangunan. Seperti proyek fisik dan penataan jalan di beberapa titik Kota Batam.

Kemudian, dalam penanganan Covid-19 semua bergerak dalam melakukan tracing, pengawasan penerapan protokol kesehatan (protkes) dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mencegah virus.

Untuk vaksinasi, TNI/Polri juga memiliki andil secara langsung. Salah satunya dengan membuka posko vaksinasi. Akhirnya, turut membawa Kota Batam memperoleh capaian vaksinasi tahap awal terbaik di Provinsi Kepri. Sekaligus, mengantarkan Provinsi Kepri terbaik di Indonesia di luar Jawa dan Bali.

“Semua itu karena kekompakan dan kebersamaan. Dua hal yang menjadi kata kunci kesuksesan pembangunan Kota Batam serta tanda cinta kepada negeri ini,” tutupnya. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.

‎Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

‎Undangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.

‎Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.

Isye

Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

Bukan Sekadar Seremonial

‎REL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.

‎Di tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.

‎REL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

‎Bagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.

‎Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.

‎“Kepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Isye.

Undangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi

‎Isye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.

‎Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.

‎“Kami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

isye 2

Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam

Kepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan


‎REL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.

‎Pengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

‎Momentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.

‎Isye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain