Connect with us

9info.co.id – Sinergi anak perusahaan PT PLN (Persero) yaitu PT PLN Batam dan PT Indonesia Comnets Plus (Icon +) mempersembahkan ICONNET. Layanan ini bukan hanya listrik saja tapi juga layanan internet dengan harga terjangkau bagi masyarakat Batam. Sinergi ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Batam, Nyoman S. Astawa, beserta Direktur Utama ICON+, Yuddy Setyo Wicaksono, di Kantor Korporat PT PLN Batam, Batam Center, Rabu (20/7/2022).

ICONnet dari ICON+ hadir di Batam untuk memberikan alternatif pilihan jaringan internet rumahan yang andal, cepat, dengan harga terjangkau. Didukung oleh aset PLN Batam, ICONnet memanfaatkan jaringan full fiber optic yang sudah tersebar melalui 510 gardu distribusi.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero), Bob Saril yang mengucapkan terimakasih dan apresiasi luar biasa atas terselenggaranya launching, khususnya bagi jajaran PLN Batam dan Icon+.

“Hal ini sebagai wujud kolaborasi yang nyata dalam mengembangkan proses bisnis PLN Group, yaitu Beyond kWH. Setelah tahun lalu secara resmi melaunching ICONNET sekarang kita punya harapan besar dengan memanfaatkan infrastruktur eksisting yang sudah ada di PLN Batam,” ungkap Bob Saril.

Bob juga mengatakan tantangan kedepan semakin berat dengan ruang lingkup yang lebih luas, oleh karena itu Ia berharap langkah terobosan ini dapat menjawab kebutuhan dan tuntutan pelanggan yang membutuhkan internet cepat, andal, dan sesuai dengan keekonomian masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa, mengungkapkan kerjasama dengan ICON+ juga berjalan dalam bentuk pelayanan. Sekarang bukan hanya sekedar memasang dan mendistribusikan listrik saja, tapi dengan layanan ICON+ pelanggan dapat menikmati layanan internet dirumah.

“Kami membuka jam pelayanan sampai 24 jam, jadi bukan hanya keluhan gangguan listrik yang bisa langsung ditangani tapi juga gangguan atau penyambungan internet, kami akan lebih cepat dan tanggap dalam merespon setiap keluhan pelanggan PLN Batam,” jelas Nyoman. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Jalan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, OPD, perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

Pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memperkuat pendidikan vokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Amsakar mengatakan, BP Batam memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pendidikan harus kita dukung. Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Amsakar optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari desain besar pembangunan sumber daya manusia Batam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ansar, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan semakin banyak tenaga kerja terampil yang dihasilkan melalui pendidikan vokasi. Pembangunan SMKN 13 Batam dinilai akan semakin memperkuat ekosistem penyediaan tenaga kerja siap pakai bagi dunia usaha dan industri.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” tutupnya.

Melalui pembangunan SMKN 13 Batam, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Ke depan, sekolah ini akan mengembangkan sejumlah program keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Elektronika Industri, serta Teknik Pengelasan. (NA)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain