Connect with us

9info.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Kepri resmi  mendaftar Bacalegnya ke KPU Kepri pada, Sabtu (13/05/2023) kemarin. Berkas persyaratan diterima KPU Kepri , namun berkas yang diterima ada kekeliruan nama Bacaleg untuk Provinsi Kepri, namun  hari ini Minggu (14/05/2023) telah dipernbaiki dan telah deserahkan hasil revisi ke KPU Provinsi.

Sekretaris Wiayah (Sekwi) PPP Provnsi Kepri, Irwansyah menyampaikan, PPP sudah mendaftarkan Bacaleg ke KPU Provinsi Kepri, pendaftaran ini tentu atas rekomendasi dari DPP, ada 600 Kabupaten Kota dan Provinsi di Indonesia.

“Saya baca berita bahwa PPP ditolak KPU Kepri, hal itu adalah tidak benar, pada pemillu ini semua partai KPU mensyaratkan harus ada rekomendasi pengurus pusat. Nah DPW PPP Kepri  dalam hal ini sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Pusat berdasarkan usulan dari DPW PPP Kepri, karena rekomendasi itu harus dikeluarkan DPP 600 san rekomendasi untuk kabupaten kota dan juga provinsi, untuk Kepri ada kekeliruan nama Bacaleg di Dapil 7 daerah Natuna Anambas dan hal itu sudah dibenahi,” kata Irwansyah.

Irwansyah juga menyampaikan, proses pendaftaran Bacaleg ada waktu pembenahan dan melengkapi berkas yang kurang, namun semua untuk pendaftaran ke KPU PPP di Kabupaten Kota dan Provinsi Kepri sudah lengkap.

“Untuk pendaftaran semua Kabupaten dan Kota serta Provinsi di Kepri sudah lengkap dan kita menunggu verifikasi adminitrasi dari pada Masing-masing KPU, dan kalau nanti ada yang kurang pasti kita lenkapi dan perbaikan,” ungkap Irwansyah.  (Nat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pemko Batam Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Kelurahan

Pemko Batam Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Kelurahan

9info.co.id | BATAM – Pemerintah terus mendorong percepatan pembentukan dan pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan di Kota Batam.

‎Hal tersebut disampaikan Yan Eka Putra yang menyebutkan bahwa proses penyelesaian program tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya terkait pengadaan lahan.

Meski demikian, pemerintah optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan dengan baik melalui koordinasi lintas sektor.

‎“Penyelesaian dapat tercapai meskipun masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait pengadaan lahan,” kata Yan Eka Putra.

‎Menurutnya, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di setiap kelurahan.

‎Pemerintah menilai koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, terutama dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah agar lebih mandiri dan berdaya saing.

‎Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang kerja baru, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kota Batam.

‎Dengan dukungan seluruh pihak, Pemerintah Kota Batam optimistis Koperasi Merah Putih dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga.(MC).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain