Connect with us

9Info.co.id | BATAM – PLN Batam menggelar Penyerahan Hadiah dan Sertifikat Lomba Menulis Feature dan Foto dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PT PLN Batam ke-24 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79. Acara penyerahan dilaksanakan masih dalam momen Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2024. Acara berlangsung semarak dengan dihadiri para pemenang dari kalangan jurnalis dan umum dari seluruh Indonesia secara daring dan langsung di Kantor Korporat PLN Batam, Selasa (12/11/2024). Total hadiah yang dibagikan mencapai 83 juta Rupiah.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Zulhamdi, dalam sambutannya mengungkapkan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi dan animo para peserta yang begitu besar terhadap lomba kali ini.

“Total karya yang masuk adalah sebanyak 738 yang terdiri dari 59 karya feature, 429 karya lomba foto kamera digital, dan 250 karya foto smartphone. Ini merupakan jumlah yang fantastis,” kata Zulhamdi.

“Dengan mengusung tema lomba ‘Energi Berkelanjutan sebagai Penggerak Kebangkitan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan Bangsa’ serta melaksanakan penyerahan hadiah dalam momen Hari Pahlawan, kami berharap para peserta dan pemenang dapat menjiwai semangat perjuangan para pahlawan kita, baik pahlawan bangsa ataupun pahlawan PLN, di era Transformasi Energi sekarang ini,” jelasnya lagi.

Zulhamdi juga menyampaikan bahwa Lomba Menulis Feature dan Foto ini menjadi bentuk apresiasi PLN Batam kepada jurnalis dan masyarakat Indonesia yang telah membantu menyebarkan informasi mengenai peran serta PLN Batam dalam pengembangan transformasi energi bersih, juga menangkap momen yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan Indonesia, khususnya di sektor ketenagalistrikan yang ramah lingkungan.

“Lomba menulis dan foto ini dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen PLN Batam untuk memberikan ruang kreativitas bagi berbagi kalangan, baik jurnalis maupun pencinta fotografi; baik profesional maupun awam,” tutupnya.

Selaras dengan hal tersebut, Richard Nainggolan selaku wartawan senior dan perwakilan Dewan Juri menyatakan apresiasinya terhadap PLN Batam dalam menggalakkan topik energi berkelanjutan. Selain itu, Richard mengaku bangga terhadap kiprah para jurnalis dan fotografer yang mampu menelurkan karya-karya istimewa dalam kompetisi ini.

“Kami merasa tersanjung dapat terlibat dalam mendukung peningkatan kesadaran mengenai pemanfaatan energi bersih, tidak hanya di Batam, melainkan juga seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi ajang kreasi yang sempurna bagi para insan kreatif, sehingga kami berharap PLN Batam dapat konsisten merangkul masyarakat menjadi penggerak isu-isu energi,” tutur Richard.

Sementara itu, salah satu pemenang lomba, Sarma Haratua Siregar, mengutarakan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan dan kesempatan untuk menyoroti peran penting energi hijau bagi masa depan Batam. Sarma juga berharap PLN Batam dapat terus berinovasi dalam energi bersih dan memperluas kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.

“Lomba ini merupakan langkah inspiratif dalam mengapresiasi jurnalis. Langkah PLN Batam untuk melibatkan jurnalis dalam menyebarluaskan kesadaran ini menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi dan edukasi publik. Semoga apresiasi ini memacu langkah nyata dalam menjadikan Batam sebagai kota ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi, serta memperkuat peran jurnalis dalam mendorong perubahan positif bagi kesejahteraan bangsa,” ujar Sarma.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain