Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Masih dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menggelar pemotongan hewan qurban, Rabu (19/6/2024) di lapangan parkir Masjid BJ Habibie BP Batam, Batam Centre.

Ketua BKDI BP Batam sekaligus Direktur Peningkatan Kinerja Dan Manajemen Risiko, Asep Lili Holilulloh, mengatakan jumlah hewan qurban yang dititipkan kepada BKDI BP Batam sebanyak 14 ekor sapi dan 12 Ekor Kambing.

“Alhamdulillah tahun ini BP Batam kembali menyelenggarakan pemotongan hewan qurban yang telah kami himpun dari berbagai pihak, dimana kemarin 1 ekor sapi sudah kami sembelih di Masjid Baitul Makmur Bukit Senyum, dan sisa 13 ekor sapi serta 12 ekor kambing hari ini dilaksanakan di Masjid BJ Habibie BP Batam,” jelas Asep.

Adapun hewan qurban yang dititipkan merupakan sumbangan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi; Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta para Anggota Bidang; Ketua Umum PIKORI BP Batam, Marlin Agustina; serta kumpulan dari para pimpinan dan pegawai BP Batam.

Tidak hanya pihak internal, BP Batam juga menghimpun hewan qurban yang dititipkan oleh para mitra kerja. Antara lain, Bank Mandiri Batam Center, PT. Pos Indonesia Cabang Batam, PT Nusa Rizki, PT. Topson Digital Industri, Hotel Santika Batam, PT. Musim Mas Batam, dan PT. Air Batam.

Lebih lanjut Asep mengatakan, hewan qurban yang telah disembelih akan langsung didistribusikan ke pihak-pihak yang berhak menerima.

“Hari ini akan kami serahkan kepada karyawan internal BP Batam, seperti pegawai outsourcing Direktorat Pengamanan, Cleaning Service, imam dan marbot masjid-masjid BP Batam, masyarakat yang tinggal di kawasan perkantoran BP Batam, maupun masyarakat lainnya di Kota Batam,” ujar Asep.

Ia juga mengatakan, penyembelihan hewan qurban ini merupakan kegiatan penutup dari rangkaian perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M.

BKDI BP Batam telah mengawali kegiatan di Bulan Dzulhijjah ini dengan menggelar Sholat Idul Adha 1445 H di Masjid Tanwirun Naja (Masjid Tanjak), kawasan Bandara Hang Nadim dan Masjid Baitul Makmur Bukit Senyum, pada Senin lalu.

Tidak hanya itu, BP Batam juga telah melepas rombongan jemaah haji untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

“Kami doakan bagi jemaah haji BP Batam yang telah selesai menunaikan rukun hajinya dapat kembali dengan selamat ke Tanah Air dan menjadi haji yang mabrur serta mabruroh,” harap Asep.

Tidak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama pimpinan dan karyawan BP Batam yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M.

“Mudah-mudahan tahun depan pelaksanaannya lebih baik lagi. Semoga ibadah qurban yang telah kita laksanakan ini memberi keberkahan untuk kita semua,” tutup Asep. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.

“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.

Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.

Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.

Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.

PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain