Connect with us

9info.co.id | BATAM – DPRD Kota Batam meminta pemerintah daerah untuk memperkuat sekaligus memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat jelang akhir tahun tetap terpenuhi.
‎
‎Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin mengatakan langkah ini dilakukan menyusul potensi meningkatnya konsumsi masyarakat dan tidak lancarnya suplai dari beberapa daerah pemasok.
‎
‎“Menjelang Natal-Tahun Baru, konsumsi biasanya naik. Karena itu penting memastikan pasokan cukup agar harga tidak melonjak,” ujar Kamaluddin.
‎
‎Menurut Kamaluddin, pasokan dari Pulau Sumatera berpotensi terganggu karena kondisi cuaca.
‎
‎Untuk itu, pemerintah perlu menyiapkan alternatif pasokan dari wilayah lain.
‎
‎“Jika distribusi Sumatera terganggu, Batam harus punya opsi suplai lain agar tidak terjadi kelangkaan,” kata dia.
‎
‎Kamaluddin menilai operasi pasar dan sembako murah menjadi salah satu langkah pengendalian.
‎
‎Sebagai upaya stabilisasi harga, pemerintah berencana melaksanakan operasi pasar dan kegiatan sembako murah di sejumlah titik.
‎
‎DPRD meminta pendistribusian program ini dilakukan secara tertib agar tidak menimbulkan antrean panjang.
‎
‎“Jangan sampai kegiatan sembako murah justru memicu keresahan. Pendistribusian harus terkoordinir dan tidak membuat warga menunggu lama,” kata dia.
‎
‎DPRD juga mendorong Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperkuat kerja sama dengan distributor, pelaku pasar, dan pihak kepolisian agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
‎
‎Kamaluddin menegaskan pentingnya pengawasan terhadap barang-barang yang rentan mengalami lonjakan harga, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan cabai.
‎
‎“Kami ingin masyarakat merasa tenang. Stabilitas harga ini harus dijaga supaya daya beli tidak tergerus,” ujar Kamaluddin.(TIM)
‎
‎

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik yang mengalami gangguan di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan gangguan, terutama dalam menjaga keberlangsungan layanan pada objek vital seperti rumah sakit, bandara dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10).

Ia menjelaskan, gangguan listrik berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.

Saat ini, pihaknya bersama mitra mengoptimalkan dengan penggunaan genset di IPA namun hanya bisa mencakup sekitar 30 persen produktivitas air.

Disebutkan, pemadaman listrik (PLN Off) berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di beberapa lokasi, yaitu Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa dan DK 1–5.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih baru. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan usaha sekaligus daya saing investasi Batam.

Menurutnya, upaya pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan.

“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.

BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi Batam.

Diketahui, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.

Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, Dan fasilitas strategis lainnya. (Tim).

 

Continue Reading

Berita Lain