9Info.co.id | BATAM – Perayaan puncak Hari Bakti Badan Pengusahaan (BP) Batam ke 52 tahun ini usai digelar. Pada tahun ini, BP Batam menggelar kegiatan Family Day di Nuvasa Bay, Nongsa, Sabtu (28/10/2023). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar BP Batam.
Mengangkat tema “Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru”, BP Batam ingin memberikan semangat sinergi dan komitmen membangun Batam Kota baru nan modern.
Beragam momen penuh makna meramaikan Family Day tahun ini. Mulai dari pemotongan kue dan tumpeng hingga pelepasan 52 ekor burung merpati.
Ada juga pemberian penghargaan kepada jajaran Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam dan penghargaan kepada prajurit yang telah membantu BP Batam dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Ada juga penghargaan kepada pegawai dan unit usaha berprestasi di lingkungan BP Batam.
Menambah semaraknya Family Day BP Batam 2023, acara dimeriahkan dengan penampilan artis ibukota, Via Vallen dan dua pembawa acara kondang, Christian Panggabean dan Dazen Vrilla serta hiburan doorprize dengan hadiah utama satu unit mobil.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih kepada semua keluarga besar pegawai BP Batam. Atas dedikasi dan dukungannya, berbagai program dan rencana pembangunan semua berjalan lancar.
Tak lupa ia juga memberikan apresiasi kepada Forkopimda yang telah memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh pihaknya utamanya terhadap program Eco City yang memang perlu diputuskan bersama.
Family Day BP Batam 2023, Sinergi Munuju Batam Kota Baru
“Tujuan kami hanya satu, ingin membangun ekonomi Batam sampai dengan Rempang dan Galang. Maka kebersamaan itu sangat penting supaya pembangunan kota semakin baik,” kata Rudi.
Sementara, Menko Perekonomian melalui Sekretaris Menko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso yang hadir, memberikan selamat atas hari bakti BP Batam. Menurutnya, capaian Batam hari ini merupakan kerja keras seluruh stakholder utamanya BP Batam dalam mengemban amanah memajukan Batam.
“Kita harus akui dalam dua, tiga tahun ini pembangun Batam sungguh luar biasa, mewakili Bapak Menko Perekonomian selaku Ketua Dewan Kawasan mengucapkan terima kasih kepada BP Batam dan seluruh stakeholder baik tingkat vertikal maupun horizontal di Provinsi Kepri dan Kota Batam,” ujarnya.
“Selamat hari bakti BP Batam yang ke 52, hari ini juga bertepatan dengan sumpah pemuda , semoga kita bisa besama membangun memajukan Indonesia,” harapnya.
Turut hadir Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina; Kapolda Kepri, Tabana Bangun; Kabinda Kepri, Bonar Panjaitan; Kapolresta Barelang, Nugroho Tri; Kajari Batam, Herlina Setyorini; Danyonif Rider Khusus 136, Andi Ariyanto dan Forkopimda Kepri dan Batam. (DN).
Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat
9info.co.id | BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026) siang.
Rapat yang berlangsung di lingkungan DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri anggota Pansus lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang saat ini tengah dibahas.
Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam telah menjadi isu yang sangat mendesak dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada proses pengangkutan dari rumah tangga dan kawasan permukiman, tetapi juga harus menyentuh aspek hilir, terutama pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, persoalan sampah merupakan tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.
“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Rudi menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan hidup, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai mampu meningkatkan daya tarik Kota Batam sebagai destinasi investasi dan pariwisata.
“Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Melalui rapat dan FGD tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, serta masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam.
Pansus DPRD Kota Batam juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan daerah, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih optimal demi mewujudkan Batam yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung. (DN)