Connect with us

9info.co.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Mhd Jahari Sitepu mengumpulkan 8 Kepala Kantor Imigrasi dan Rudenim di Riau dalam rangka Rapat Evaluasi Kinerja Keimigrasian.

Rapat ini juga turut diikuti Kepala Divisi Keimigrasian, Is Eko Ekoputranto bersama Kepala Bidang dan jajaran Divisi Keimigrasian bertempat di Kanwil Kemenkumham Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (6/2/2023).

Mhd Jahari Sitepu menyampaikan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan selama Februari 2023 ini, yakni kedatangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang akan menyasar beberapa Kantor Imigrasi dan Rudenim jajaran Kemenkumham Riau.

Untuk itu, ia berharap agar mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan laporan keuangan. Lalu akan ada pemerataan SDM pada jajaran Keimigrasian.

“Satker yang SDM nya berlebih dan tidak efektif akan kita transfer ke satker yang membutuhkan. Terutama bagi satker-satker Imigrasi yang bertugas dalam melayani masyarakat umum. Misalnya, SDM dari Rudenim Pekanbaru nanti kita BKO-kan ke Kantor Imigrasi yang berbatasan langsung dengan perbatasan negara,” terangnya.

Lalu, Kakanwil berharap Imigrasi Riau bekerja dengan profesional, berintegritas, dan menjaga marwah serta kehormatan Kemenkumham.

“Imigrasi sekarang bukanlah Imigrasi yang dulu, semua serba online. Belajarlah dari kejadian masa lalu, masyarakat menuntut transparansi. Jangan lagi ada pungli, suap-menyuap, atau bahkan pemerasan kepada warga asing. Kita dukung pemerintah agar investasi bisa masuk dengan aman dan mudah,” pesannya.

Bagi yang tetap membandel, maka dia menyebut akan menindak tegas dengan memberikan sanksi, mulai dari hukuman dinas ringan, sedang, hingga pemecatan sebagai ASN. Namun bagi yang berkinerja baik, kakanwil berjanji akan memberikan reward, yaitu dapat berupa promosi ke jenjang jabatan yang lebih tinggi.

Kemudian Jahari mengatakan, tugas Keimigrasian saat ini semakin berkembang dan dinamis sehingga menuntut seluruh jajaran Imigrasi untuk mampu beradaptasi, bekerja lebih baik lagi dan inovatif, sehingga memberikan percepatan dalam pelayanan keimigrasian.

Layanan keimigrasian harus sejalan dengan semangat untuk menciptakan kemudahan berusaha di Indonesia terkhusus di Riau, dengan tetap memenuhi kriteria dalam rangka menjaga kedaulatan, ketertiban dan keamanan negara.

Rapat dilanjutkan dengan paparan kepala satuan kerja terkait target kinerja, kalender kerja, target penyerapan anggaran dan Isu- isu strategis yang nantinya akan di komplilasi sebagai laporan Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Riau kepada Dirjen Imigrasi, selain Kepala UPT, rapat ini juga melibatkan Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada masing-masing UPT sehingga harapannya kegiatan dapat berjalan efektif dan maksimal. ( Tim )

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Albert Gultom Gabung Demokrat Batam, Modal Politik dan Basis Massa Jadi Kekuatan Baru

Albert Gultom Gabung Demokrat Batam, Modal Politik dan Basis Massa Jadi Kekuatan Baru

9info.co.id | BATAM – Peta politik Kota Batam kembali menarik perhatian setelah politisi Albert Gultom resmi bergabung dengan Partai Demokrat Kota Batam.
‎
‎Langkah politik tersebut dinilai dapat menjadi tambahan energi bagi Demokrat dalam memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan daya tawar politik menghadapi dinamika Pemilu dan kontestasi politik mendatang.
‎
‎Albert Gultom dikenal sebagai salah satu figur yang memiliki jaringan sosial dan politik cukup luas, khususnya di kalangan masyarakat Batak dan komunitas marga Gultom. Kehadirannya di Partai Demokrat pun dipandang bukan sekadar perpindahan kendaraan politik, tetapi berpotensi membawa basis dukungan dan jaringan yang telah dibangunnya selama berkiprah di dunia politik.
‎
‎Sebelum bergabung dengan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut, Albert Gultom tercatat pernah berkiprah di Partai Perindo dan dipercaya menjabat sebagai Ketua Partai Perindo Kota Batam.
‎
‎Dalam kiprahnya bersama Perindo, Albert disebut memiliki pengalaman dalam membangun mesin politik dan mengonsolidasikan kekuatan partai di tingkat daerah. Bahkan, pada momentum Pemilu sebelumnya, ia turut mengantarkan salah satu kader Perindo hingga berhasil duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau.
‎
‎Pengalaman tersebut menjadi modal politik yang dinilai penting bagi Demokrat Kota Batam. Terlebih, Albert tidak hanya membawa pengalaman organisatoris, tetapi juga jejaring sosial yang selama ini telah terbentuk di tengah masyarakat.
‎
‎Bukan Sekadar Pindah Partai Bergabungnya Albert Gultom ke Demokrat dinilai memiliki arti strategis.

‎Di tengah persaingan partai politik untuk memperkuat basis elektoral di Batam, masuknya figur yang telah memiliki pengalaman politik dan jaringan massa dapat menjadi salah satu faktor yang memperkuat konsolidasi partai.

‎Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana Demokrat mampu mengoptimalkan potensi tersebut menjadi kekuatan politik yang nyata.
‎
‎Popularitas seorang tokoh tidak secara otomatis berbanding lurus dengan perolehan suara partai. Diperlukan konsolidasi organisasi, komunikasi politik yang efektif, serta kemampuan membangun hubungan dengan masyarakat secara berkelanjutan.
‎
‎Karena itu, bergabungnya Albert Gultom dapat menjadi momentum bagi Demokrat Kota Batam untuk melakukan konsolidasi lebih luas sekaligus memperkuat positioning partai di tengah masyarakat.
‎
‎Membawa Pengalaman, Menghadapi Tantangan Baru Bagi Albert sendiri, keputusan bergabung dengan Demokrat menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya.

‎Dengan pengalaman memimpin partai politik di tingkat Kota Batam, membangun jaringan politik, serta pernah terlibat dalam keberhasilan mengantarkan kader ke DPRD Provinsi Kepri, Albert kini menghadapi tantangan baru untuk membuktikan kontribusinya bersama Demokrat.
‎
‎Jika mampu mengintegrasikan pengalaman politik, jaringan sosial, dan kekuatan organisasi partai, kehadiran Albert Gultom berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru dalam peta politik Demokrat Kota Batam.
‎
‎Perjalanan politik Albert di Demokrat pun menarik untuk dicermati. Sebab, pertaruhan sesungguhnya bukan hanya mengenai perpindahan seorang politisi dari satu partai ke partai lainnya, melainkan sejauh mana kehadirannya mampu diterjemahkan menjadi kekuatan elektoral dan peningkatan elektabilitas Partai Demokrat di Kota Batam. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain